Teddy Adhitya rilis "Langit Favoritku" buka Trilogi Semesta Cerita

Teddy Adhitya rilis "Langit Favoritku" buka Trilogi Semesta Cerita

Teddy Adhithya rilis "Langit Favoritku". ANTARA/HO/Creathink Publicist.

Jakarta (ANTARA) - Musisi Teddy Adhitya merilis lagu "Langit Favoritku" membuka Trilogi Semesta Cerita yang disiapkannya untuk dikenalkan pada penggemar dalam beberapa waktu dekat ke depan.

"Lagit Favoritku" menjadi lagu yang mengisahkan proses untuk berdamai dengan memori dan kenangan melalui proses merayakan rasa.

"Kesadaran bahwa terdapat sebuah pembelajaran kehidupan di dalam setiap peristiwa yang terjadi. Dari pembelajaran tersebut kita bisa memulai merayakan rasa. Semua rasa yang kita dapatkan dari kenangan-kenangan yang kita punya," kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

Ia menggambarkan lagu pembuka karya triloginya sebagai perumpamaan tentang sesuatu yang indah dan nyaman.

Merupakan hasil kontemplasi diri yang terlahir berdasarkan pengalaman pribadinya, Teddy mengisahkan fase kehidupannya yang cukup berat dengan masalah-masalah yang datang bertubi-tubi.

Proses penulisan lagu ini dimulai ketika Teddy menyepi selama dua bulan lamanya di Bali pada awal 2021.

Langit Favoritku dapat dinikmati di berbagai platform musik digital yang tersedia di Indonesia mulai hari ini, Rabu, 25 Agustus 2021.

Berikutnya, untuk dua lagu lanjutan cerita dari Trilogi Cerita Semesta secara masing-masing akan dirilis di tanggal 1 dan 8 September 2021.

Teddy Adhitya adalah seorang storyteller, penyanyi, penulis lagu, produser musik, dan pengembara yang merintis karir bermusiknya sejak 2008.

Pada 2016, Teddy merilis single pertamanya sebagai solois berjudul “In Your Wonderland”.

Semenjak itu, Teddy sudah merilis dua buah album yaitu “Nothing is Real” (2017) dan “Question Mark” (2019).


Baca juga: Petra Sihombing kolaborasi dengan Teddy Aditya di lagu "Apa"

Baca juga: Chiki Fawzi ceritakan kehidupan lewat lagu "Bandara"

Baca juga: Irva Lestari rilis lagu debut "Oh Honey"

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar