Dalam seminggu RS khusus COVID-19 di Tanjung Duren rawat 32 pasien

Dalam seminggu RS khusus COVID-19 di Tanjung Duren rawat 32 pasien

Petugas menggunakan pakaian pelindung lengkap melakukan pengecekan fasilitas diruang isolasi bagi pasien suspect COVID-19 RS Pelni, Jakarta, Selasa (10/3/2020). .ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz

Pertamina Ekstensi RS Pelni saat ini sudah menangani pasien COVID-19 secara maksimal
Jakarta (ANTARA) - Dalam kurun waktu satu minggu Rumah Sakit Pertamina Ekstensi RS Pelni di kawasan Tanjung Duren Jakarta Barat  telah menampung 32 pasien COVID-19.

Rumah sakit yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo itu memang dibangun khusus untuk menangani pasien COVID-19.

"Sejak beroperasi pada 16 Agustus sampai dengan saat ini sudah menampung sebanyak 32 pasien dengan gejala sedang hingga berat," kata pihak Pemasaran dan Humas Rumah Sakit Pelni Ferdi dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara, Rabu.

Baca juga: Kementerian BUMN dan Pertamedika bangun RS darurat perluasan Pelni

Menurut Ferdi RS Pertamina Ekstensi RS Pelni saat ini sudah menangani pasien COVID-19 secara maksimal.

Pasalnya, di rumah sakit ini terdapat beberapa fasilitas pelengkap yang tidak dimiliki rumah sakit lain guna merawat pasien COVID-19.

"Kelebihan Rumah Sakit ini adalah adanya perawatan khusus untuk ibu hamil, bayi dan anak. Ruang khusus persalinan juga melengkapi sarana perawatan ibu dan anak di dalam rumah sakit," kata Ferdi.

Selain itu, RS Pertamina Ekstensi RS Pelni juga memiliki fasilitas rekreasi dan olahraga bagi para pasien yang menjalani isolasi. Ruangan khusus tersebut dibatasi oleh kaca sehingga para pasien masih bisa bertemu dengan keluarga yang datang mengunjungi.

Baca juga: Pertamina Bina Medika IHC klarifikasi info vaksinasi RS Pelni

"Ruangan ini pun dimaksudkan agar pasien dapat menikmati pemandangan taman yang asri di luar rumah sakit. Hal ini diharapkan bisa memberikan efek psikologis untuk mempercepat kesembuhan pasien," tambah Ferdi.

Untuk fasiltas utamanya, RS Pertamina Ekstensi RS Pelni dilengkapi dengan 305 tempat tidur. Memasuki tahap kedua, pihak rumah sakit akan menambah tambahan kasus sebanyak 200 buah.

Lebih lanjut, Ferdi mengatakan terdapat fasilitas adalah IGD 24 jam, ruang rawat ICU, ruang rawar isolasi, ruuang rawat ICU VIP, ruang rawat isolasi VIP, instalasi gizi , kamar bedah, layanan Maternal (Persalinan Normal/SC, Ruang Rawat Anak Nicu & Picu, Hemodialisa (Layanan Cuci Darah).

Baca juga: Staysolation, program RS Pelni untuk penderita COVID-19 tanpa gejala

"Ada fasilitas penunjang berupa Fisioterapi, Instalasi Farmasi, Instalasi Laboratorium, X-Ray, CT-Scan, Ruang Pemulasaran Jenazah, Lobby dan Ruang Rekreasi," jelas dia.

Ferdi berharap rumah sakit yang dibangun perusahaan di bawah kementerian BUMN inj bisa melayani pasien COVID-19 secara maksimal.

 

Pewarta: Walda Marison
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Indonesia terima 224 ribu dosis vaksin AstraZeneca dari Jepang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar