Paralimpiade Tokyo 2020

Syuci Indriani gagal ke final 100m gaya dada di Paralimpiade Tokyo

Syuci Indriani gagal ke final 100m gaya dada di Paralimpiade Tokyo

Arsip - Syuci Indriani adalah atlet para renang Indonesia yang bakal tampil di Paralimpiade Tokyo. (ANTARA/HO-NPC Indonesia)

Jakarta (ANTARA) - Atlet para-renang Indonesia Syuci Indriani gagal ke final setelah di babak penyisihan nomor 100 meter gaya dada putri SB14 finis di urutan keenam dengan catatan waktu 1 menit 24,06 detik di Tokyo Aquatics Centre, Minggu pagi WIB.

Berlaga di lane dua heat dua, Syuci tak mampu bersaing dengan peserta lainnya. Dia tertinggal 10,71 detik dari Michelle Alonso Morales (Spanyol) yang menempati posisi terdepan dengan catatan waktu 1 menit 13,35 detik.

Posisi kedua di tempati Paige Lenhardt dari Australia yang mencatatkan waktu 1 menit 17,80 detik. Sementara posisi tiga dan keempat adalah Beartriz Borges Carneiro (Brazil) dengan 1 menit 18,34 detik dan Pernilla Lindberg (Swedia) dengan 1 menit 21,37 detik.

Dengan hasil tersebut, mereka berhak melaju ke final dan kembali bersaing bersama empat wakil terbaik lainnya di heat satu yang dijadwalkan berlangsung hari ini, pukul 17:28 WIB.

Baca juga: Jadwal Indonesia 29 Agustus: Menanti kejutan Syuci dan Jaenal
Baca juga: Syuci benahi kendala non-teknis untuk dua nomor di Paralimpiade Tokyo


Sementara Syuci secara keseluruhan atau gabungan heat satu dan dua, berada di urutan ke-10. Peserta yang berhak melaju ke final adalah mereka yang menempati posisi delapan besar.

Ini merupakan kali kedua gagal lolos ke final. Sebelumnya, hasil serupa juga diraih wakil Merah Putih itu pada nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri S14, Rabu (25/8).

Pada nomor tersebut, Syuci yang turun di heat dua tersingkir pada babak penyisihan finis di urutan keenam dengan catatan waktu 1 menit 12,13 detik.

Syuci masih memiliki satu kesempatan lagi untuk memberikan yang terbaik di nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri SM14 yang dijadwalkan bergulir pada Selasa (31/8).

Baca juga: Menpora janji tak bedakan apresiasi atlet Olimpiade dan Paralimpiade
Baca juga: Famini pecahkan rekor pribadinya di Paralimpiade Tokyo

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jendi Pangabean gagal pecahkan rekor sendiri di para renang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar