Phom Penh (ANTARA News) - Mantan Ketua Umum DPP Partai Golkar M Jusuf Kalla secara aklamasi terpilih kembali sebagai Ketua Centrist Asia Pasific Democrats International (CAPDI) dalam pertemuan organisasi itu di Phom Penh, Kamboja, Rabu.

CAPDI yang sebelumnya bernama Centrist Demokrats International (CDI) merupakan organisasi yang beranggotakan partai politik Asia Pasific. Namun dalam perkembangannya CAPDI menjadi besar keanggotaannya tidak hanya terbatas dari Parpol tetapi juga para tokoh masyarakat, akademisi, maupun mantan petinggi negara.

"CAPDI sebelumnya adalah CDI Asia Pasific yang dalam perkembangannya bertambah terus anggotanya. Tujuannya tetap sama fokus pada pengembangan demokrasi dan perdamaian," kata Jusuf Kalla yang juga mantan Wakil Presiden RI itu.

Dengan demikian, Jusuf Kalla akan menjabat sebagai Ketua CAPDI untuk periode keduanya.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati adanya ketua kehormatan yang dipegang oleh Perdana Menteri Kamboja Hun Sen dan mantan Presiden Philipina Fidel Ramos.

Terpilih sebagai wakilnya adalah Wakil Perdana Menteri Kamboja Sok An dan Sekretaris Jenderal Mushihid Hussain Sayed dari Pakistan.

Dalam pertemuan CAPDI kali ini juga ditandatangani "Phom Penh Accord" oleh para pimpinan dengan disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Kamboja Hun Sen.

Delegasi dari Indonesia dalam pertemuan itu adalah wakil dari tiga partai yakni Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan Partai Demokrat.

Dari Partai Golkar turut hadir Wakil Ketua Umum Theo Sambuaga dan pengurus partai lainnya seperti Yasril Ananta Baharudin, Irish Indira Murti, Iskandar Mandji serta Egy Masadiah.

Selain itu, hadir pula mantan Sekjen Partai Golkar yang sekarang aktif di Palang Merah Indonesia (PMI), Sumarsono.

Sementara dari PDIP, Ketua Umum Megawati Soekarnoputri juga terlihat hadir dalam pertemuan CAPDI yang berlangsung selama dua hari itu.

Dalam pertemuan dua hari tersebut juga disepakati bahwa pertemuan CADPI tahun 2011 akan dilaksanakan di Indonesia yakni di Makassar, Sulawesi Selatan.

(ANT/S026)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010