Tenis

Murray "hilang respek" untuk Tsitsipas karena mengulur pertandingan

Murray "hilang respek" untuk Tsitsipas karena mengulur pertandingan

Reaksi Andy Murray ketika bertanding dalam perempatfinal tenis Olimpiade Tokyo 2020 di Ariake Tennis Park, Tokyo, Jepang, Rabu (28/7/2021). ANTARA/REUTERS/Lucy Nicholson/am.

Jakarta (ANTARA) - Pemenang Grand Slam tiga kali Andy Murray mengkritik Stefanos Tsitsipas karena mengulur waktu dalam pertandingan lima set di US Open, menyebut taktik tersebut memengaruhi hasil pertandingan.

Unggulan ketiga asal Yunani Tsitsipas mengalahkan petenis Skotlandia berusia 34 tahun itu dengan skor 2-6, 7-6 (9/7), 3-6, 6-3, 6-4 setelah menghabiskan empat jam 39 menit.

Murray nyaris tidak menyambut Tsitsipas di depan net setelah unggulan ketiga asal Yunani itu mengulur waktu dengan timeout medis dan jeda kamar mandi untuk mengganggu ritme Murray.

"Saya pikir dia hebat untuk permainan ini," kata Murray. "Tapi saya tidak punya waktu untuk hal itu sama sekali dan saya kehilangan rasa hormat untuknya," dikutip dari AFP.

Tsitsipas menepis pernyataan Murray.

"Jika ada sesuatu yang harus dia katakan kepada saya, kita harus berbicara berdua untuk memahami apa yang salah," kata Tsitsipas.

"Saya tidak berpikir saya melanggar aturan apa pun. Saya bermain sesuai pedoman."

"Sejauh saya bermain sesuai aturan dan berpegang pada apa yang dikatakan ATP, maka selain itu baik-baik saja. Saya tidak melanggarnya. Sama sekali tidak."

Baca juga: Tsitsipas kalahkan Murray dalam lima set di pembukaan US Open

Murray mengatakan adrenalinnya turun setelah penundaan lama yang dilakukan Tsitsipas.

"Memang tidak begitu banyak meninggalkan lapangan, tapi jumlah waktu," kata Murray.

"Saya berbicara dengan tim saya sebelum pertandingan tentang hal itu, dan mereka mengatakan bersiaplah untuk hal itu jika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginannya."

Menurut Murray berhenti selama tujuh hingga delapan menit dalam pertandingan "brutal" sama saja dengan melakukan pendinginan, dan itu mempengaruhi dirinya secara fisik.

"Anda dapat mempersiapkan mental, tetapi itulah faktanya, bahwa itu mempengaruhi Anda secara fisik ketika Anda mengambil jeda istirahat selama itu, yah, beberapa kali selama pertandingan."

"Setiap kali itu terjadi juga sebelum servis saya. Ketika dia mengambil timeout medis (untuk kaki kirinya), itu tepat setelah saya memenangi set ketiga."

Baca juga: Andy Murray desak sesama petenis untuk vaksinasi COVID-19

Di set keempat, Tsitsipas melakukan pergantian raket. Setelah set keempat, Tsitsipas mengambil istirahat yang sangat lama untuk ke kamar mandi, kemudian mematahkan servis Murray untuk membuka set terakhir.

"Bukan kebetulan bahwa itu terjadi pada saat-saat itu," kata Murray. "Saya tidak percaya dia mengalami masalah. Dia baik-baik saja, menurut saya dia dapat bergerak dengan baik."

"Hanya saja, itu mengecewakan karena saya merasa hal itu mempengaruhi hasil pertandingan."

"Saya tidak mengatakan saya harus memenangkan pertandingan, tetapi itu mempengaruhi apa yang terjadi setelah jeda."

Tsitsipas mengatakan istirahat yang dia ambil, selama lebih dari tujuh menit, termasuk berganti pakaian.

"Itulah jumlah waktu yang saya perlukan untuk berganti pakaian dan untuk berjalan kembali ke lapangan membutuhkan sedikit waktu," kata Tsitsipas.

"Sejauh yang saya tahu Anda diizinkan untuk dua kali istirahat ke toilet untuk mengganti pakaian Anda dalam lima set. Saya tidak pernah melanggar aturan apa pun, jadi saya tidak melihat alasan bahwa itu menjadi masalah."

Baca juga: Tsitsipas bertekuk lutut kepada Humbert dalam tenis Olimpiade

Menurut Murray, dewan pemain perlu "membuat aturan tidak mudah dieskploitasi" oleh pemain.

"Mereka perlu melakukan perubahan karena itu tidak baik untuk olahraga, tidak baik untuk TV, tidak baik untuk penggemar. Saya pikir itu juga bukan penampilan yang bagus untuk para pemain."

Sebelumnya, Alexander Zverev memprotes istirahat panjang untuk ke kamar mandi yang dilakukan Tsitsipas dalam pertandingan semifinal dua pekan lalu di Cincinnati.

"Dia tahu. Para pemain lain tahu," kata Murray. "Anda bisa berargumen bahwa saya seharusnya tidak membiarkan hal itu mempengaruhi saya. Tapi sebenarnya itu sulit."

"Secara keseluruhan saya melakukannya dengan baik tetapi saya benar-benar kecewa setelah itu."

Murray mengatakan dia tidak ingin keluhannya terdengar seperti "cemburu karena tidak dapat memenangi pertandingan" dan menambahkan, "Saya akan mengatakan hal yang sama jika saya menang, saya janji."

"Saya duduk di sini berbicara tentang istirahat ke kamar mandi dan timeout medis dan penundaan pertandingan. Itu sampah. Saya tidak berpikir itu benar."

Baca juga: Osaka akan kembali ke panggung Grand Slam di hari pertama US Open
Baca juga: US Open wajibkan penonton tunjukkan bukti vaksin COVID-19
Baca juga: Dominic Thiem mundur tak ikuti US Open

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Potret arena tenis, Priska: mirip US Open

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar