Jakarta (ANTARA) - Mazda mengumumkan penghentian sementara produksi di pabriknya di Hiroshima, Jepang, selama dua hari dengan alasan kendala pasokan suku cadang menyusul perkembangan di area pelabuhan China dan penyebaran COVID-19 di Asia Tenggara.

Pabrik Mazda di Hiroshima akan dihentikan operasinya selama dua hari, tanggal 30 dan 31 Agustus 2021 dan rencananya akan dioperasikan lagi pada 1 September 2021.

Mazda meminta maaf kepada pelanggan dan juga seluruh pemangku kepentingan lainnya atas kemungkinan adanya penyesuaian produksi terkait masalah itu.

"Kami akan memberikan upaya penuh kami dalam meminimalisir dampak pada penjualan, pelayanan, dan mitra-mitra bisnis yang bekerjasama dengan kami," kata Mazda dalam pernyataan resmi dikutip Selasa.

Mazda yang tengah berusaha mengimbangi persaingan di pasar kendaraan listrik, baru-baru ini merilis Mazda MX-30 EV 2022 sebagai langkah awal.

Mazda MX-30 EV yang dibekali baterai 35.5 kWh lithium-ion mampu menempuh 100 km untuk satu kali pengisian daya baterai penuh.


Baca juga: Mazda ungkap mobil listrik pertamanya, tersedia tahun ini

Baca juga: Mazda siap rilis 13 mobil listrik antara 2022-2025

Baca juga: Fakta menarik tentang gerhana bulan hingga mazda CX-3 masih dijual
Pewarta:
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2021