Pemprov kebut renovasi Asrama Atlet Kaltim guna isoter pasien COVID-19

Pemprov kebut renovasi Asrama Atlet Kaltim guna isoter pasien COVID-19

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Agus Tianur meninjau tahapan renovasi Gedung Asrama Atlet 1 dan 2 untuk tempat isolasi terpusat pasien COVID-19 (ANTARA/Arumanto)

Semoga proses ini berjalan lancar dan gedung dapat digunakan segera demi kebaikan bersama
Samarinda (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mempercepat renovasi Asrama Atlet Kaltim di Komplek Stadion Sempaja, Kota Samarinda, untuk digunakan sebagai lokasi isolasi terpusat (isoter) pasien COVID-19. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Agus Tianur di Samarinda, Selasa, meninjau renovasi sarana dan prasarana di Gedung Asrama Atlet 1 dan 2 yang rencananya dijadikan isoter pasien COVID-19 khusus untuk wilayah Kota Samarinda.

Dalam peninjauannya, Agus melihat secara langsung proses rehab setiap lantai sekaligus berbincang dengan para pekerja dari Kontraktor Pelaksana PT Wika Bangunan dan Manajemen Konstruksi PT Virama Karya yang telah melakukan pekerjaannya sejak sepekan terakhir dan terus dikebut.

Baca juga: Kutai Kartanegara sumbang kasus sembuh terbanyak di Kaltim

Menurut Agus, meski berlangsung secara intensif namun proses ini tidak mengganggu pelayanan Kantor Dispora Kaltim yang berada tepat di tengah-tengah asrama 1 dan 2.

“Insya Allah, meski secara teknis pengerjaan terus dilakukan, pelayanan di kantor kami tetap berjalan sebagaimana biasanya. Setiap tamu yang datang berurusan ke Dispora kami anjurkan menaati protokol kesehatan,” sebut Agus Tianur. 

Terkait rehab asrama sendiri disampaikan Agus bahwa dari data terkait kapasitas asrama atlet 1 dan 2, total tempat tidur yang dapat digunakan sebanyak 364, dimana setiap kamar terdiri dari 4 tempat tidur dengan dapur mini di dalamnya.

Baca juga: DPTPH Kaltim bantu paket sayur dan buah buat puskesmas di Samarinda

Sejumlah pembenahan sesuai hasil peninjauan bersama Asisten Asisten Pemerintah dan Kesra Setdaprov Kaltim HM Jauhar Effendi bahwa banyak pembenahan yang harus dilakukan sebelum gedung ini dimanfaatkan, di antaranya mobilitas pasien dari lantai dasar ke area kamar yang berada di lantai 2 hingga 4.

“Di asrama ini tidak ada fasilitas lift, karena memang dulu pembangunnannya untuk atlet. Sejumlah kerusakan seperti pintu, cat dinding, lampu dan pendingin ruangan. Semoga proses ini berjalan lancar dan gedung dapat digunakan segera demi kebaikan bersama,” harapnya.

Baca juga: Kasus sembuh dari COVID-19 di Kaltim bertambah 732 orang

Baca juga: Kasus sembuh COVID-19 Kaltim bertambah 1.656 orang



 

Pewarta: Arumanto
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Asrama Haji Kota Medan jadi tempat isoter pasien COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar