Pembaruan Huawei seri Watch 3 hadirkan kontrol gerakan cerdas

Pembaruan Huawei seri Watch 3 hadirkan kontrol gerakan cerdas

Huawei Watch 3 Pro (ANTARA/HO-GSM Arena)

Jakarta (ANTARA) - Huawei melalui pembaruan firmware menghadirkan fitur baru ke seri Watch 3, sehingga jam tangan pintar itu akan mendapatkan kontrol gerakan yang disorot oleh tiga gerakan cerdas.

Dikutip Gizmochina, Rabu, pengguna dapat menuju ke menu aplikasi dan mengklik pengaturan lalu aksesibilitas dan gerakan untuk mengaktifkan fitur gerakan cerdas.

Tiga gerakan cerdas yang akan tersedia bagi pengguna termasuk mengangkat pergelangan tangan dan mengusap jari di layar untuk membuka kode QR Alipay untuk pembayaran tanpa kontak.

Baca juga: AS setujui penjualan chip mobil untuk Huawei

Baca juga: Huawei luncurkan jam tangan pintar Watch 3 dan Watch 3 Pro


Berikutnya mengepalkan tangan dan melepaskannya untuk menjawab panggilan masuk. Terakhir, membalik pergelangan tangan untuk mematikan panggilan secara instan.

Seri Huawei Watch 3 yang terdiri dari Watch 3 dan Watch 3 Pro dirilis pada bulan Juni tahun ini, setelah jeda empat tahun sejak Watch 2 dirilis.

Jam tangan ini hadir dengan beberapa fitur menarik termasuk "mahkota" berputar 3D serta layar AMOLED 1,43 inci dengan resolusi 466 X 466 piksel, kerapatan piksel hingga 326PPI, maksimum kecerahan 1000nit, dan kecepatan refresh 60Hz.

Jam tangan ini juga dilengkapi bodi stainless steel, desain cermin lengkung besar 3D, baterai 450mAH, dan tersedia dalam berbagai pilihan tali.

Seri Huawei Watch 3 berjalan pada HarmonyOS 2 buatan Huawei. Selain kontrol gerakan, jam tangan ini juga dilengkapi lebih dari 100 mode olahraga, suhu, pemantauan detak jantung, deteksi jatuh, pengingat sesaat, dan lainnya.

Pengguna juga mendapatkan dukungan untuk rana kamera jarak jauh, kontrol musik, kontrol mobil jarak jauh, dan kontrol rumah pintar.

Belum ada jadwal rilis untuk pembaruan ini, tetapi karena jam tangan dijual di pasar di luar China, diharapkan fitur tersebut juga tersedia dalam versi global.

Baca juga: Ekosistem perdagangan digital inklusif perlu diperkuat di ASEAN

Baca juga: Seri Huawei Mate 50 dikabarkan tidak akan dirilis hingga akhir Q2 2022

Baca juga: Apple peringkat teratas di pasar jam tangan pintar global kuartal II

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Lanjutan upaya pembuktian bahwa Meng Wanzhou benar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar