Pengguna iPhone bisa simpan data pribadi di aplikasi Wallet

Pengguna iPhone bisa simpan data pribadi di aplikasi Wallet

Ilustrasi - Layanan e-wallet (Foto Pixbay)

Jakarta (ANTARA) - Pengguna telepon pintar dari iPhone kini tidak perlu cemas lagi jika berkendara tanpa membawa surat ijin mengemudi  (SIM) maupun kartu identitas, karena mereka bisa menaruh dokumen penting tersebut di sebuah aplikasi yang bernama Wallet.

Tidak hanya dua dokumen penting itu saja, aplikasi Wallet ini juga dapat menyimpan informasi kartu kredit dan bank mereka hingga melakukan pembayaran sebuah produk hanya melalui perangkat seluler mereka.

Negara bagaian Amerika Serikat seperti Arizona dan Georgia akan menjadi negara bagian pertama yang akan diperkenalkan dengan kemampuan aplikasi ini dengan mengunggah kartu identitas mereka Apple Wallet, diikuti oleh Connecticut, Iowa, Kentucky, Maryland, Oklahoma, dan Utah.

TSA juga telah bekerja dengan Apple untuk memungkinkan orang-orang di bandara yang terbang di dalam negeri untuk menunjukkan ID foto mereka melalui Apple Wallet.

"Inisiatif SIM seluler dan ID negara bagian yang baru dan inovatif dengan Apple dan negara bagian di seluruh negeri ini akan memungkinkan pengalaman pemeriksaan keamanan bandara yang lebih mulus bagi para pelancong," kata Administrator TSA, David Pekoske yang dikutip dari CarsCoops, Kamis.

"Inisiatif ini menandai tonggak utama oleh TSA untuk memberikan tingkat kenyamanan tambahan bagi para pelancong dengan memungkinkan lebih banyak peluang untuk pemeriksaan keamanan bandara tanpa adanya sentuhan," tambah dia.

Untuk mengunggah lisensi ke perangkat seluler, pemilik harus melakukan lebih dari sekadar mengambil gambar kartu. Bersamaan dengan itu, pemegang lisensi harus mengambil swafoto yang akan diberikan kepada negara penerbit untuk verifikasi.

Pengguna juga akan diminta untuk menyelesaikan serangkaian gerakan wajah dan kepala selama proses pengaturan dalam upaya untuk memastikan bahwa tidak ada yang mencoba penipuan dengan mengambil gambar dari sebuah gambar.

Apple mengatakan bahwa ketika pemegang lisensi mencoba untuk menunjukkan identitas mereka, mereka akan diminta untuk menggunakan ID Wajah atau ID Sentuh untuk menyatakan bahwa mereka memang milik pemiliknya.

TSA akan mengumumkan negara-negara yang berpartisipasi di kemudian hari ketika dukungan untuk SIM dan ID pengemudi seluler akan tersedia. Pengguna dengan Apple Watch juga dapat menunjukkan dokumen identitas mereka melalui jam tangan pintar mereka.

Baca juga: Zipmex gandeng e-wallet akomodir meningkatnya minat investasi kripto

Baca juga: Samsung Blockchain Wallet permudah kelola aset digital

Baca juga: Bank dan dompet digital ini tawarkan promo Harbolnas 12.12

Penerjemah: Chairul Rohman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Agar tingginya transaksi e-commerce mampu pulihkan ekonomi nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar