Biskuit antimual ibu hamil karya mahasiswa UB raih penghargaan KIWIE

Biskuit antimual ibu hamil karya mahasiswa UB raih penghargaan KIWIE

Produk Amora Pregnancy Biskuit dengan bahan baku porang sebagai salah satu upaya untuk menekan mual pada ibu hamil (ANTARA/HO/UNIVERSITAS BRAWIJAYA/End)

Bermanfaat untuk mengurangi stres, rasa kenyang
Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Biskuit anti-mual untuk ibu hamil buatan mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) meraih penghargaan internasional, yakni medali perak di ajang Korean International Women'sInvention Exposition (KIWIE) 2021.

Biskuit antimual yang diberi nama Amora Pregnancy Biscuit buatan lima mahasiswa UB tersebut, berbahan baku porang (Amorphophallus muelleri), yang menjadi salah satu komoditas pertanian dengan kadar glukomanan tinggi.

"Glukomanan merupakan senyawa polisakarida yang bermanfaat untuk mengurangi stres, rasa kenyang dan memperlambat pengosongan perut, sehingga cocok dijadikan sebagai produk pangan sehat seperti biskuit," kata M Ahmad Talkhis, anggota tim biskuit Amora di Malang, Jatim, Kamis.

Ia mengatakan pemanfaatan porang di Indonesia dalam produk pangan masih sangat minim. Selain itu, pasar porang masih didominasi untuk kebutuhan ekspor. Oleh karena itu, diperlukan suatu upaya untuk mengolah porang menjadi produk pangan sehat yang memiliki nilai jual seperti biskuit sehat bagi ibu hamil.

Amora Pregnancy Biscuit merupakan produk olahan porang berupa biskuit untuk makanan pendamping ibu hamil.

Baca juga: Mahasiswa UB buat gelfoam penghilang luka pascacabut gigi

Baca juga: Inovasi mahasiswa UB lahirkan teknologi pembuatan minyak cacing


Kandungan senyawa polisakarida pada Amora Pregnancy Biscuit digunakan sebagai sumber energi jangka menengah dan panjang, sehingga dapat membantu ibu hamil agar kenyang lebih lama dan menekan asam lambung yang dapat mengurangi mual dan muntah agar tidak terjadi hiperemesis gravidarum.

Dengan mengonsumsi Amora Pregnancy Biscuit, ibu hamil bisa terhindar dari dehidrasi yang membahayakan ibu dan janin.
Hadirnya produk Amora Pregnancy diharapkan dapat menjadi pencerah bagi petani, karena permintaan bahan dasar porang dapat membuka peluang dan nilai jual porang, sehingga dapat meningkatkan perekonomian petani.

Amora Pregnancy Biskuit merupakan inovasi dari lima mahasiswa UB, yakni M Ahmad Talkhis, Nabilla Alya Anastasya, Farida Lutfiya Azizah, Fatih Meru Samudera ,dan Vio Awan Nur Hidayat di bawah bimbingan Dr Lilik Wahyuni, M.Pd.

Amora Pregnancy Biskuit merupakan salah satu inovasi mahasiswa UB yang lolos pada Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Selain itu, inovasi produk biskuit kehamilan Amora itu juga mendapatkan medali perak di ajang Korean International Women's Invention Exposition (KIWIE) 2021.

Pencapaian tersebut diharapkan tak hanya dikenal di Indonesia, tapi juga di kancah internasional. Inovasi tersebut juga diundang untuk mengikuti ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 tahun 2021.

Baca juga: Alat "cupping test" kopi mahasiswa UB raih penghargaan di ajang ICGAB

Baca juga: Mahasiswa UB buat sosis daun kelor dengan pengawet cangkang udang

Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ventilator murah namun tidak murahan karya mahasiswa Unibraw

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar