Aceh bertambah 202 pasien COVID sembuh, terbanyak Banda Aceh

Aceh bertambah 202 pasien COVID sembuh, terbanyak Banda Aceh

Ilustrasi - Kapolres Aceh Barat AKBP Andrianto Argamuda (tengah) memantau proses vaksinasi santri di Dayah Inti Darul Aitami, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, Kamis (2/9/2021). ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/aww

apabila terlambat berobat upaya penyembuhan lebih sulit
Banda Aceh (ANTARA) - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Aceh, Kamis, menyebutkan ada penambahan 202 orang pasien infeksi virus corona yang sembuh selama 24 jam terakhir, sehingga total sembuh  telah mencapai 25.296 orang.

"Pasien yang sembuh terus bertambah namun tidak boleh sedikit pun lengah dan mengabaikan protokol kesehatan,” kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Aceh, Saifullah Abdulgani di Banda Aceh, Kamis.

Ia menjelaskan penambahan pasien sembuh COVID itu paling banyak warga Banda Aceh 73 orang, Aceh Besar 31 orang, Aceh Tamiang 25 orang, Langsa 18 orang, warga Aceh Tengah dan Bireuen 15 orang, Sabang delapan orang, Aceh Barat Daya tujuh orang, Pidie Jaya enam orang dan Aceh Tenggara empat orang.

Baca juga: TNI AL vaksinasi COVID-19 warga pesisir Aceh di Lhokseumawe
Baca juga: Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman terpapar COVID-19


Di samping itu, kata dia, juga terjadi penambahan 323 kasus positif baru yakni warga Banda Aceh dan Aceh Besar 71 orang, Lhokseumawe 33 orang, Pidie 27 orang, Aceh Barat 20 orang, Bireuen 17 orang, Langsa 12 orang, Aceh Tamiang 11 orang serta warga Bireuen sembilan orang dan Gayo Lues tujuh orang.

Selanjutnya warga Aceh Timur, Aceh Barat Daya dan Simeulue masing-masing enam orang, Pidie Jaya, Aceh Jaya, dan Aceh Selatan empat orang, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Aceh Singkil tiga orang, serta warga Sabang, Nagan Raya dan Subulussalam satu orang.

Apalagi, kata dia, di wilayah berjulukan Tanah Rencong itu juga telah ditemukan virus corona varian Delta, yang penularannya lebih cepat dengan gejala simtomatik yang lebih berat.

Baca juga: Varian delta masuk Aceh, wali kota minta warga tingkatkan kewaspadaan
Baca juga: Mewaspadai sebaran COVID varian delta di Aceh


Ia mengingatkan, langkah pencegahan penularan virus yang paling efektif ialah dengan mengikuti protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Segera memeriksa diri ke Puskesmas terdekat apabila merasakan gejala sakit tanpa menunggu kondisinya lebih berat. Apabila terlambat berobat upaya penyembuhan lebih sulit dengan risiko kematian yang sangat tinggi," katanya.

Selain itu, menurut Jubir yang akrab disapa SAG itu, per hari ini juga terdapat 13 orang pasien COVID-19 yang dilaporkan meninggal dunia, meliputi warga Langsa dan Aceh Tengah tiga orang, Bireuen dan Nagan Raya dua orang, serta satu orang warga Pidie Jaya, Aceh Barat Daya, dan Aceh Singkil.

“Mari kita berdoa yang sedang sakit segera sembuh dan yang sudah meninggal dunia mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT,” katanya.

Hingga kini, secara akumulatif kasus COVID-19 di Aceh telah mencapai 33.569 orang, di antaranya pasien COVID-19 yang telah sembuh sebanyak 25.296 orang, kasus meninggal dunia sebanyak 1.502 orang dan pasien yang masih dirawat atau isolasi mandiri sebanyak 6.771 orang.

Baca juga: Pengamat nilai penerapan PPKM di Aceh belum maksimal
Baca juga: BNPB: Angka kesembuhan COVID-19 di Aceh membaik
Baca juga: Kepala BNPB tinjau Posko PPKM Gampong Lambung

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ada pembebasan denda pajak di Aceh hingga tahun depan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar