Wall Street dibuka lebih tinggi seiring rilis data pengangguran di AS

Wall Street dibuka lebih tinggi seiring rilis data pengangguran di AS

Ilustrasi - Suasana lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, saat persiapan pembukaan perdagangan. REUTERS/Brendan McDermid.

Sembilan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 menguat pada perdagangan pagi
New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, meningkat pada perdagangan Kamis pagi waktu setempat, menyusul rilis laporan klaim pengangguran yang lebih baik dari perkiraan.

Sesaat setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average menanjak 102,29 poin, atau 0,29 persen, menjadi 35.414,82. Indeks S&P 500 meningkat 14,66 poin atau 0,32 persen menjadi 4.538,75. Indeks Komposit Nasdaq naik 49,91 poin atau 0,33 persen menjadi 15.359,29.

Sembilan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 menguat pada perdagangan pagi, dengan sektor energi naik dua persen, melampaui sisanya. Sedangkan, sektor real estate dan layanan komunikasi mengalami kesulitan.

Reaksi pasar tersebut datang setelah data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran pertama kali turun ke level terendah baru pada masa pandemi pekan lalu.

Departemen Tenaga Kerja pada hari Kamis melaporkan klaim pengangguran awal AS, sebuah cara kasar untuk mengukur PHK, turun 14.000 menjadi 340.000 dalam pekan yang berakhir 28 Agustus. Ekonom yang disurvei The Wall Street Journal memperkirakan klaim baru bakal mencapai 345.000.

Angka-angka itu muncul satu hari setelah perusahaan data penggajian Automatic Data Processing (ADP) melaporkan bahwa perusahaan swasta di Amerika Serikat menambahkan 374.000 pekerjaan pada Agustus, jauh di bawah perkiraan pasar dengan 600.000 penambahan, yang menunjukkan varian Delta COVID-19 menekan perekrutan.

Laporan ketenagakerjaan bulanan yang diawasi lebih ketat Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja AS dijadwalkan terbit pada hari Jumat, yang akan mencakup data pekerjaaan dari sektor swasta dan pemerintah.

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar