Satgas: Perubahan perilaku dengan memberi pengetahuan ke masyarakat

Satgas: Perubahan perilaku dengan memberi pengetahuan ke masyarakat

Tangkapan layar dari Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Dr. Sonny Harry B. Harmadi dalam diskusi virtual di Jakarta, Jumat (3/9/2021) ANTARA/Prisca Triferna.

Makanya kita bangun yang namanya kontrol eksternal
Jakarta (ANTARA) - Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Dr. Sonny Harry B. Harmadi mengatakan perubahan perilaku di masyarakat harus dilakukan dengan sosialisasi pengetahuan yang jelas untuk membentuk kontrol internal dan eksternal.

“Prasayarat awal adalah memberikan pengetahuan yang jelas dengan pesan yang jelas kepada setiap individu,” kata Ketua Bidang Perubahan Satgas COVID-19 Sonny dalam diskusi virtual Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipantau dari Jakarta pada Jumat.

Perubahan perilaku membutuhkan proses, jelas Sonny, tapi situasi saat ini sedang berkejaran dengan waktu karena dalam situasi krisis akibat pandemi COVID-19.

Karena itu Satgas Penanganan COVID-19 berusaha membangun kontrol internal setiap orang untuk mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Pengetahuan yang jelas dapat membentuk kontrol secara internal.

Baca juga: Satgas: Masyarakat ambil peranan penting dalam penanganan COVID-19

Baca juga: Sosialisasi perubahan perilaku jadi upaya menekan penularan COVID-19


Namun, kontrol internal tersebut tidak cukup karena adanya risiko komformitas ketika berada di dalam lingkungan yang tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Makanya kita bangun yang namanya kontrol eksternal dengan memberikan pengetahuan, intervensinya tidak secara individual tetapi dalam konteks keluarga dan komunitas,” tegasnya.

Hal itu karena kontrol eksternal dalam keluarga dan komunitas penting untuk membangun kesamaan persepsi norma baru yang harus dilaksanakan dalam menghadapi pandemi dan memutus mara rantai penyebaran COVID-19.

Sonny mengatakan bahwa internalisasi nilai-nilai dalam bentuk pengetahuan dibangun dengan cara sosialisasi berulang yang dapat mendorong kebiasaan baru.

“Strategi intervensi kami tidak hanya kepada individu tetapi juga kepada keluarga, komunitas dan institusi,” demikian Sonny.

Baca juga: Satgas : Pedoman perubahan perilaku bahasa daerah sangat strategis

Baca juga: Satgas akan gunakan aplikasi untuk pantau penerapan protokol kesehatan


Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Satgas paparkan strategi pengendalian COVID-19 berlapis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar