Sahroni dukung Polri ungkap sindikat pengedar narkoba

Sahroni dukung Polri ungkap sindikat pengedar narkoba

Arsip Foto - Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menghadiri aplikasi pelayanan SIM Online yang bernama SINAR (SIM Nasional Presisi), di Jakarta, Selasa (13/4/2021). ANTARA/Dokumentasi pribadi/am.

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Komisi III DPR Ri Ahmad Sahroni mendukung upaya Polri untuk terus mengungkap sindikat pengedar narkoba dari yang besar hingga sampai ke para artis karena kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan.

“Para pengedar ini harus dituntaskan semua, dari pengedar besarnya hingga yang sampai ke artis-artis. Selain itu, mereka juga harus dihukum berat, hingga membuat jera para pengedar lainnya," kata Sahroni dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Hal itu dikatakan Sahroni terkait kasus komika Coki Pardede yang tertangkap sebagai pengonsumsi sabu. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam menyampaikan komitmen kepolisian dalam memerangi narkoba dan komitmennya yang akan terus memburu para pemasok.

Sahroni menilai Indonesia semakin darurat narkoba sehingga dibutuhkan kerja keras polisi untuk mengungkap para sindikat pengedar narkoba karena jangan biarkan generasi muda Indonesia rusak karena barang haram tersebut.

Dia mengatakan agar para artis yang telah ditangkap agar menjalani rehabilitasi sehingga diharapkan ketika sudah kembali bebas, yang bersangkutan tidak lagi terjerumus ke penggunaan narkoba.

"Para artis dan pengguna narkoba agar direhab hingga mereka tidak kembali menggunakan barang haram tersebut," ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu juga meminta Polri jangan hanya menangkap para pengguna namun juga para bandar narkoba wajib ditangkap dan dijatuhi hukuman seberat-beratnya.

Baca juga: Polisi selidiki indikasi figur publik pesan sabu ke kurir WL

Baca juga: Komedian Coki Pardede ditangkap polisi diduga terlibat narkoba


Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Bendera Indonesia dilarang berkibar, DPR berharap efektivitas satgas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar