Wakil Ketua MPR dukung KPI awasi lembaga penyiaran rawat nasionalisme

Wakil Ketua MPR dukung KPI awasi lembaga penyiaran rawat nasionalisme

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Basarah. (ANTARA/HO-mpr.go.id)

Kota Batu, Jawa Timur (ANTARA) - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Basarah memberikan dukungan kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengawasi lembaga penyiaran di Indonesia dalam upaya merawat nasionalisme.

Melalui sambungan video kepada para peserta PressCamp KPI di Kota Batu, Jawa Timur, Minggu malam, Ahmad mengatakan bahwa pengawasan tersebut diperlukan guna mengembalikan tugas utama lembaga penyiaran untuk menjaga Pancasila dan merawat nasionalisme.

"Bagaimana kita merawat nasionalisme pada era digital ini. Kami mendukung KPI mengawasi lembaga penyiaran untuk kembali kepada tugas utama menjaga Pancasila dan merawat nasionalisme," kata Ahmad.

Ahmad menjelaskan penyiaran diselenggarakan bertujuan untuk memperkokoh integrasi nasional. Selain itu, KPI diharapkan mampu menyeimbangkan fungsi lembaga penyiaran secara proporsional.

Baca juga: Komnas HAM tak ingin MS kembali dirundung soal sulitnya alat bukti

Penyeimbangan fungsi lembaga penyiaran secara proporsional tersebut mencakup media informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, pengawasan, dan perekat sosial yang harus seimbang.

"KPI diharapkan mampu menyeimbangkan fungsi lembaga penyiaran secara proporsional sebagai lembaga media informasi, pendidikan, hiburan yang sehat, dan lainnya," ujarnya.

Ia mengatakan pihaknya tidak menginginkan media penyiaran di Indonesia hanya berorientasi pada pasar, dan mencari keuntungan semata. Media penyiaran diharapkan bisa memberikan informasi yang dibutuhkan masyarakat.

Baca juga: Informan ahli Surabaya mendorong penuntasan kasus perundungan di KPI

"Harus diseimbangkan dengan tanggung jawab sosial bersama. Lembaga penyiaran jangan semata mengejar rating untuk tujuan komersial. Tapi harus mengedepankan kualitas penyiaran dan dapat mengedukasi masyarakat," tambahnya.

Selain itu, lembaga penyiaran diharapkan mampu memupuk kesatuan masyarakat dan karakter bangsa ditambah dengan menyeimbangkan fungsi hiburan dan edukasi kepada masyarakat.

"Kita menyeimbangkan fungsi kontrol dengan perekat sosial. Turut serta memupuk kesatuan dan karakter bangsa," katanya.

Baca juga: Komnas HAM tunggu konfirmasi korban perundungan-kekerasan seksual KPI

KPI menggelar PressCamp 2021 bersama 23 orang perwakilan media nasional di Kota Batu, Jawa Timur. yang mengusung tema "Membangun Komunikasi dan Sinergi Media Dalam Mewujudkan Penyiaran Berkualitas".

Dalam kegiatan tersebut dilakukan sejumlah diskusi, antara lain Diskusi Liputan Kebencanaan Pandemi COVID-19, dan Sarasehan Dinamika Penyiaran Indonesia.

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BPJS Kesehatan Malang gandeng Kejaksaan Negeri tingkatkan kepatuhan Badan Usaha

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar