Saham Hong Kong ditutup naik, dipicu China janji keterbukaan keuangan

Saham Hong Kong ditutup naik, dipicu China janji keterbukaan keuangan

Seorang pejalan kaki melihat layar pergerakan perdagangan saham Indeks Hang Seng di Hong Kong, China. ANTARA/REUTERS/Bobby Yip/am.

Hong Kong (ANTARA) - Saham-saham Hong Kong menguat pada akhir perdagangan Senin, setelah China berjanji untuk memajukan keterbukaan sektor keuangannya, dengan saham sektor teknologi dan keuangan memimpin kenaikan.

Indikator utama di Bursa Efek Hong Kong (HKEX), Indeks Hang Seng naik 1,0 persen menjadi ditutup pada 26.163,63 poin, sedangkan Indeks China Enterprises bertambah 0,9 persen, menjadi 9.371,15 poin.

Bank sentral China dan regulator keuangan berjanji selama akhir pekan untuk meningkatkan keterbukaan sektor keuangan tingkat tinggi dengan mengoptimalkan pengaturan kelembagaan dan meningkatkan peraturan, lapor harian resmi China Daily.

Indeks Hang Seng Tech bertambah 0,7 persen, dan sub-indeks Teknologi Informasi melonjak 2,0 persen.

Saham kelas berat dalam indeks,Tencent Holdings melonjak 3,5 persen, setelah harian resmi China Daily melaporkan bahwa mereka berencana untuk meluncurkan layanan cloud pribadi WeChat. Tencent juga melakukan pembelian kembali saham senilai 102,3 juta dolar Hong Kong pada pekan lalu.

Baca juga: Saham China naik tajam, ditopang rencana bursa saham baru China

Raksasa e-commerce Alibaba Group dan raksasa pengiriman makanan Meituan masing-masing naik 1,9 persen dan 1,1 persen.

Subindex keuangan naik 1,1 persen, dengan AIA Group terangkat 2,3 persen dan mendorong Indeks Hang Seng naik 47 poin.

BYD Co Ltd melonjak 7,2 persen dan merupakan kenaikan harian terbesar di Indeks Hang Seng, setelah produsen mobil itu melipatgandakan volume penjualan kendaraan energi baru pada Agustus dari tahun lalu.

WuXi Biologics bertambah 3,9 persen, kenaikan harian terbesar kedua di Indeks Hang Seng. Sub-indeks perawatan kesehatan juga menguat 2,4 persen.

China Evergrande Group yang berutang turun 0,8 persen, obligasinya ditangguhkan dari perdagangan oleh Bursa Shanghai dan Shenzhen karena harganya merosot.

Baca juga: Saham Jepang ditutup melonjak, Indeks Nikkei naik 1,83 persen

Baca juga: Saham Australia berakhir datar, investor tunggu kebijakan bank sentral

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Waskita Karya jual saham tol di Sumut ke investor Hong Kong Rp824 miliar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar