Pemkot Surakarta optimistis akhir September capai kekebalan kelompok

Pemkot Surakarta optimistis akhir September capai kekebalan kelompok

Kepala DKK Kota Surakarta Siti Wahyuningsih. ANTARA/Aris Wasita

Artinya kalau untuk mencapai kekebalan kelompok ini 417.000 orang harus tervaksin semuanya
Solo (ANTARA) - Pemerintah Kota Surakarta optimistis mampu mencapai kekebalan kelompok pada akhir September 2021 menyusul percepatan vaksinasi COVID-19 yang terus dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta Siti Wahyuningsih di Solo, Jawa Tengah, Senin, mengatakan hingga saat ini capaian vaksinasi dosis satu di kota tersebut sudah mencapai 92,50 persen atau sebanyak 386.209 orang. Sedangkan untuk dosis dua sudah tercapai 67,88 persen atau 283.178 orang.

Meski demikian, dikatakannya, untuk capaian tersebut bukan hanya penduduk Kota Solo tetapi juga penduduk luar kota yang bekerja di Solo.

Baca juga: Suporter Persis Solo divaksinasi

"Kalau khusus penduduk Kota Solo saja baru mencapai 71,08 persen. Artinya kalau untuk mencapai kekebalan kelompok ini 417.000 orang harus tervaksin semuanya," katanya.

Ia mengatakan untuk penduduk Kota Solo saja yang sudah tervaksin dosis satu sebanyak 296.514 orang atau tercapai 71,08 persen, sedangkan dosis dua sudah tercapai sebanyak 215.814 orang atau 51,74 persen.

Sementara itu, dikatakannya, saat ini ketersediaan vaksin di Kota Solo sebanyak 10.026 dosis. Menurut dia, untuk bisa memenuhi capaian ideal maka dalam satu bulan Pemkot Surakarta membutuhkan vaksin sebanyak 27.000 dosis vaksin.

Baca juga: Surakarta fokus vaksinasi COVID-19 ibu hamil dan anak di atas 12 tahun

Baca juga: Pemkot Surakarta ajukan permintaan 50.000 dosis vaksin


Oleh karena itu, dikatakannya, hingga saat ini percepatan vaksinasi masih terus dilakukan oleh Pemkot Surakarta dengan mengoptimalkan fasilitas layanan kesehatan yang ada.

"Kerja harus terkonsep. Utamanya harus ber-KTP Solo, berdomisili di Solo, dan beraktivitas di Kota Solo. Domisili itu bukan 1-2 hari, tetapi paling tidak enam bulan," katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap memastikan percepatan vaksin berdasarkan skala prioritas, yakni kelompok lanjut usia dan kelompok berisiko seperti penderita hipertensi dan ibu hamil.

Baca juga: UNS mulai lakukan PTM secara bertahap

Baca juga: UNS lakukan PTM mulai minggu depan

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemkot Surakarta bolehkan anak 5 tahun ke atas kunjungi fasilitas publik

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar