Tiga hektare lahan gambut di perbatasan Aceh Jaya-Aceh Barat terbakar

Tiga hektare lahan gambut di perbatasan Aceh Jaya-Aceh Barat terbakar

Petugas BPBD bersama TNI dan Polri berupaya melakukan pemadaman api di lokasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Desa Lueng Gayo, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya, Provinsi Aceh, Senin (6/9/2021). (FOTO ANTARA/HO-Dok. BPBD Aceh Jaya)

Hingga Senin malam, upaya pemadaman api di lokasi kebakaran lahan di daerah itu belum bisa dilakukan sepenuhnya, karena terkendala dengan sulitnya mengakses lokasi
Meulaboh, Aceh (ANTARA) - Seluas tiga hektare lahan gambut yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Aceh Jaya-Aceh Barat di Desa Lueng Gayo, Kecamatan Teunom, Kabupaten Aceh Jaya terbakar.

“Saat ini kami terus berupaya memadamkan api,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Jaya Fajri di Calang, Senin.

Fajri mengatakan dugaan sementara penyebab terbakarnya lahan di kawasan perbatasan kabupaten tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian setempat.

Ia mengakui hingga Senin malam, upaya pemadaman api di lokasi kebakaran lahan di daerah itu belum bisa dilakukan sepenuhnya, karena terkendala dengan sulitnya mengakses lokasi.

Selain itu, hembusan angin juga ikut mempengaruhi sebaran api yang membakar lahan di kawasan tersebut.

“Kepulan asap yang ditimbulkan dari karhutla ini juga menyebabkan upaya pemadaman terganggu, karena menyebabkan petugas pemadam sulit bernapas,” katanyai menambahkan.

BPBD Aceh Jaya mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat melakukan pembersihan lahan khususnya di musim kemarau.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan sembarangan apalagi di musim kemarau seperti ini, karena sangat rawan terjadinya kebakaran lahan," demikian Fajri.

Baca juga: Prajurit TNI maksimalkan pemadaman kebakaran gambut di Aceh Jaya

Baca juga: Karhutla di Aceh Barat bertambah menjadi enam hektare

Baca juga: Polres Aceh Jaya amankan tiga warga terkait karhutla


Baca juga: Hujan padamkan kebakaran 24,5 ha lahan di Aceh Barat dan Nagan Raya

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Walau sering hujan, Gubernur Jambi minta waspadai karhutla

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar