Selandia Baru akan peroleh lebih banyak vaksin COVID-19

Selandia Baru akan peroleh lebih banyak vaksin COVID-19

Petugas menyuntikkan vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech di Auckland, Selandia Baru, February 2021. (ANTARA/New Zealand Ministry of Health/Handout via Reuters)

Sydney (ANTARA) - Selandia Baru menyebut pengadaan lebih banyak vaksin virus corona sudah "sangat dekat" dan kesepakatannya dapat diumumkan minggu ini.

Menteri Tanggap COVID-19 Chris Hipkins mengatakan hal tersebut pada Selasa ketika negaranya berupaya untuk mendapatkan vaksin di tengah penyebaran varian Delta COVID-19.

Pemerintah sedang dalam pembicaraan dengan beberapa negara, kata Hipkins, tetapi dia tidak merinci kapan akan membuat pengumuman tentang kesepakatan tersebut.

"Kami sangat, sangat dekat ... dalam 24 hingga 48 jam ke depan, segala sesuatunya harus dikunci, dikunci, dan dimuat. Orang-orang akan mendapat kabar baik," kata Hipkins kepada stasiun radio Newstalk ZB.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern pada Senin (6/9) melonggarkan pembatasan nasional, kecuali di kota terbesar, Auckland, setelah kasus harian turun menjadi 20 pada Senin dari puncak 85 pada 29 Agustus.

Sekitar 30% dari 5,1 juta orang di negara itu telah divaksin sepenuhnya, laju paling lambat di antara negara-negara kaya dalam kelompok Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

Sumber: Reuters

Baca juga: Selandia Baru catat kematian pertama akibat varian Delta
Baca juga: Selandia Baru laporkan kematian pertama penerima vaksin Pfizer

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Anton Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hawaiki NUI akan hubungkan konektivitas 5 negara, termasuk Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar