UNP gelar konferensi internasional dengan narasumber beberapa negara

UNP gelar konferensi internasional dengan narasumber beberapa negara

​​​​​​​Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur saat membuka kegiatan konferensi internasional ICECE 6 yang diadakan secara daring dan luring di Padang, Selasa (7/9). (ANTARA/Mutiara)

Sumbar masih rata-rata di bawah 50 persen
Padang, (ANTARA) - Jurusan Pendidikan Guru Paud Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (PGPaud FIP UNP) kembali melaksanakan Internasional Conference of Early Childhood Education (ICECE 6, 2021) yang dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman dan narasumber dari beberapa negara, Selasa.

Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung selama dua hari sampai 8 September 2021, dengan menghadirkan enam pemicara kunci, yakni dua orang diantaranya berasal dari Indonesia, dan empat pembicara lainnya berasal dari negara Jepang, Malaysia, Inggris, dan Irlandia.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur di Padang, Selasa mengatakan dalam kondisi pandemi COVID-19 pendidikan anak usia dini sangat penting, sebab ada perubahan yang terjadi dalam pelaksanaan proses belajar mengajar, baik untuk SD, SMP dan SMA.

"Oleh sebab itu ada beberapa hal yang dilihat dan dikaji bahwa target kita di Indonesia pada tahun 2030-2040 mendapatkan bonus demografi. Jika dilihat dari angka partisipasi kasar khusus di Sumbar masih rata-rata di bawah 50 persen," ujar dia.

Suhatri mengatakan, yang akan menerima bonus demografi pada tahun tersebut adalah anak-anak usia dini yang berumur 0 sampai 6 tahun.

Baca juga: Tim dosen UNP raih prestasi bergengsi di Malaysia

Baca juga: UNP gelar seminar internasional tahunan ICRLP 2021


Untuk itu, lanjutnya, para guru Paud jika mengacu pada Permendikbud nomor 13, yang dikatakan dengan pendidikan anak usia dini tidak hanya sekolah Paud yang dibesar-besarkan tapi sampai ke playgroup.

Ia juga menyampaikan teknologi informasi perlu jadi bahan evaluasi dalam membentuk karakter si anak, jika kebablasan akan menjadi petaka. Untuk itu, pihaknya mengingatkan agar guru dan orang tua anak usia dini bijak dalam penggunaan teknologi bagi si anak.

Sementara itu, Wakil Rektor I UNP, Dr Refnaldi, M.Litt menyampaikan kegiatan ini mengangkat tema "Child's Care and Stimulation During Covid Outbreak Around The Globe".

Ia mengapresiasi kegiatan ini karena dapat meningkatkan pengetahuan dan memperluas jaringan PG PAUD karena banyak presenter dan partisipan yang bergabung baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Adapun nama-nama pembicara tersebut yaitu Dr Azizah Zain dari UPSI Malaysia, Dr Yaswinda, M.Pd (UNP), Dr. Sofia Hartati, M.Pd ( UNP), Prof. Jayne Osgood dari Middlesex University, England, Prof. Mathias Urban dari Dublin University, Ireland dan Ikoyo Wakayama, Ph.D dari Toyama University, Japan.

Disisi lain, Ketua Panitia ICECE 6, Elise Muryanti, M.Pd menyampaikan kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh PG PAUD FIP UNP. Konferensi tersebut dihadiri sebanyak 273 partisipan termasuk moderator.

Baca juga: Kemendikbudristek setujui UNP menjadi PTN BH

Baca juga: UNP lakukan UTBK-SBMPTN dengan prokes ketat

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar