Liga Champions

Danilo akui Juventus bukan menjadi favorit juara di Liga Champions

Danilo akui Juventus bukan menjadi favorit juara di Liga Champions

Bek Juventus Danilo menyundul bola ketika pertandingan melawan Lazio pada ajang Serie A Italia di Stadion Juventus, Turin, 6 MAret 2021. (ANTARA/AFP/MIGUEL MEDINA)

Jakarta (ANTARA) - Bek sayap Juventus asal Brazil Danilo mengakui klubnya bukanlah favorit juara dalam gelaran antar klub Eropa Liga Champions.

Dikutip dari football-italia, Selasa, meski begitu, Danilo percaya dengan kerja keras, Juventus bisa menghadapi kejuaraan ini dengan cara yang kompetitif.

"Kami tidak berada di antara favorit untuk memenangkan Liga Champions, tapi saya percaya dengan kerja keras dan kami semua termotivasi untuk menghadapi musim dengan cara yang kompetitif," ujar Danilo.

Pemain berusia 30 tahun itu mengatakan, klub seperti Manchester City, Liverpool dan Paris Saint-Germain (PSG) adalah favorit juara Liga Champions. Danilo menilai mereka selangkah lebih maju dibanding Juventus.

Baca juga: Baru ditinggal Ronaldo, Juventus dipecundangi tim promosi Empoli

"Di atas kertas, mereka berada satu langkah di depan kami," ucap Danilo.

Pemain asal Brazil itu lalu menjelaskan kedatangan Massimiliano Allegri ke Juventus musim ini memberikan harapan untuk Bianconeri bisa berbicara banyak di kompetisi yang mereka ikuti.

Selain itu, Danilo turut mengatakan dirinya sudah dua tahun berada di Juventus dan merasa luar biasa bisa berada di Turin.

"Allegri sudah membuat sejarah di klub ini, dia mempunyai kemenangan di dalam DNAnya.

Baca juga: Allegri akan ubah taktik Juventus usai ditinggal Cristiano Ronaldo

"Bagaimanapun, saya sudah di Juventus selama dua tahun dan saya mengidentifikasi diri sendiri dengan nilai yang ada di klub. Sungguh hebat di berada di sini," jelas Danilo.

Pada ajang Liga Champions, Juventus berada berada di Grup H tergabung dengan juara musim lalu, Chelsea, lalu ada Malmo dan Zenit St. Petersburg.

Juventus terakhir kali berhasil menjuarai Liga Champions adalah pada tahun 1996 dan setelah itu tercatat Bianconeri berhasil lima kali masuk partai final meski akhirnya harus menelan kekalahan.

Baca juga: Christian Vieri: kepergian Ronaldo buat Inter berada di atas Juventus

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar