Satgas: Kasus COVID-19 Papua Barat meningkat dalam sepekan terakhir

Satgas: Kasus COVID-19 Papua Barat meningkat dalam sepekan terakhir

Tangkapan layar Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito saat melaporkan perkembangan COVID-19 di Indonesia yang diikuti melalui kanal YouTube BNPB dari Jakarta, Selasa (7/9/2021). ANTARA/Andi Firdaus.

terus mengupayakan sinkronisasi data
Jakarta (ANTARA) - Kasus COVID-19 di Provinsi Papua Barat meningkat dalam sepekan terakhir di saat daerah lain menunjukkan tren penurunan kasus positif, kata Ketua Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito.

"Di tingkat provinsi, jika pada pekan lalu seluruh provinsi menunjukkan penurunan kasus positif mingguan, sayangnya pada pekan ini terdapat satu provinsi yang kembali meningkat, yaitu Papua Barat," kata Wiku Adisasmito saat melaporkan perkembangan COVID-19 di Indonesia yang diikuti melalui kanal YouTube BNPB dari Jakarta, Selasa sore.

Wiku mengatakan angka kasus di Papua Barat pada pekan ini berjumlah 398 kasus, naik dari pekan sebelumnya yang berjumlah 319 kasus.

Jika dilihat pada kasus aktif, kata Wiku, maka hanya terdapat satu provinsi yang mengalami kenaikan persentase kasus aktif yaitu Papua yang naik 0,32 persen.

Baca juga: Airlangga yakin isoter terapung jadikan Papua Barat bebas COVID-19
Baca juga: Airlangga Hartarto apresiasi penanganan COVID-19 di Kota Sorong


Persentase kasus aktif di Provinsi Papua selama dua pekan terakhir merupakan yang paling tinggi se-Indonesia yaitu 37,87 persen pada pekan sebelumnya dan 38,9 persen pada pekan terakhir.

"Sebagai catatan, saat ini beberapa pemerintah daerah baik Papua dan Papua Barat terus mengupayakan sinkronisasi data dengan pemerintah pusat sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi perubahan data dalam beberapa waktu ke depan," katanya.

Sementara itu perkembangan COVID-19 di Indonesia berdasarkan indikator kasus positif dan kasus aktif, kata Wiku, terus mengalami penurunan.

Penurunan di pekan ini menandakan bahwa kasus positif maupun persentase kasus aktif nasional telah turun selama tujuh pekan berturut-turut.

"Namun perlu dijadikan catatan bahwa tujuan kita adalah untuk menurunkan kasus hingga seperti sebelum lonjakan kasus, mengingat kasus saat ini meskipun sudah turun namun masih dua kali lipat dari kasus pada pertengahan bulan Mei lalu," katanya.

Baca juga: TNI kirim generator oksigen untuk rumah sakit di Wamena
Baca juga: Karantina terapung pasien COVID-19 KM Sirimau kota Sorong beroperasi
Baca juga: Papua Barat masih ada 1.571 kasus aktif COVID-19, dirawat dan isolasi

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Turun 161, kasus aktif COVID-19 menjadi 7.965

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar