Anies ajak 3,17 juta warga ber-KTP DKI jalani vaksinasi

Anies ajak 3,17 juta warga ber-KTP DKI jalani vaksinasi

Antrean panjang saat kegiatan vaksinasi di rumah ibadah Masjid Raya Jakarta Islamic Center (JIC) Koja, Jakarta Utara, Selasa (7/9/2021). ANTARA/ Abdu Faisal

Ajak semua teman, kerabat, dan saudara untuk ikut vaksinasi
Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengajak warga di Ibu Kota untuk menjalani vaksinasi COVID-19 karena masih ada sekitar 3,17 juta warga dengan KTP Jakarta yang belum divaksin hingga Rabu (8/9).

“Meski kasus COVID-19 di Jakarta sudah semakin turun, yang belum vaksin, yuk vaksin. Ajak semua teman, kerabat, dan saudara untuk ikut vaksinasi,” kata Anies Baswedan di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Tidak ada RT di Jakarta yang berstatus zona merah COVID-19

Sedangkan bagi warga yang sudah mendapatkan vaksinasi, ia meminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sementara itu, berdasarkan data corona.jakarta.go.id, yang diakses pada Rabu (8/9) pukul 15.00 WIB, jumlah warga KTP DKI yang sudah vaksin mencapai 5.766.819 untuk dosis satu dan dosis dua mencapai 3.843.613 orang.

Adapun sasaran vaksinasi warga KTP Jakarta atau berbasis domisili adalah 8.941.211 orang.

Sehingga dari jumlah sasaran itu, sebanyak 3.174.392 orang belum menjalani vaksinasi.

Baca juga: Pemprov DKI perluas akses vaksin Pfizer dan Moderna

Sementara itu, di sisi lain realisasi vaksinasi dosis pertama di DKI Jakarta mencapai 9.936.109 orang atau 111,1 persen dari sasaran 8.941.211 orang.

Diperkirakan hingga 40 persen yang divaksin tersebut bukan merupakan warga dengan KTP DKI Jakarta sehingga Pemprov DKI menambah sasaran vaksinasi menjadi 11 juta orang.

Saat ini, vaksinasi selain untuk mencegah penularan COVID-19, vaksinasi juga menjadi syarat penting ketika melakukan aktivitas saat pemerintah melonggarkan aturan PPKM level tiga di Jakarta, di antaranya ketika berkunjung ke mal, supermarket, hingga tempat wisata melalui aplikasi Peduli Lindungi.

Baca juga: Hampir 70 persen warga DKI telah divaksin dua dosis

Anies Baswedan pada Senin (6/9) juga sudah menandatangani Keputusan Gubernur Nomor 1072 tahun 2021 tentang PPKM level tiga.

Tidak banyak ada perubahan dalam Kepgub tersebut namun ada aturan terbaru yakni supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi Peduli Lindungi.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sri Mulyani optimistis Indonesia siap hadapi varian Omricon

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar