Bank Mandiri perkirakan ekonomi triwulan III 2021 tumbuh 3,5 persen

Bank Mandiri perkirakan ekonomi triwulan III 2021 tumbuh 3,5 persen

Tangkapan Layar Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro dalam Macroeconomic Outlook 2021 Bank Mandiri di Jakarta, Kamis (9/9/2021). ANTARA/Agatha Olivia.

Pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan pada 2021, akan mencapai 5,08 persen
Jakarta (ANTARA) - Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro memperkirakan ekonomi triwulan III 2021 tumbuh 3,5 persen, yang kemudian naik menjadi 5,04 persen pada triwulan IV 2021.

"Pertumbuhan terutama mobilitas memang sudah membaik dan jika dilihat dari Google mobilitas meningkat di semua pulau sejak Agustus 2021, sedangkan aktivitas di residensial menurun," tutur Andry dalam Macroeconomic Outlook 2021 Bank Mandiri di Jakarta, Kamis.

Dengan demikian, ia mengatakan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan pada 2021, akan mencapai 3,69 persen, terutama karena pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah mulai dilonggarkan.

Baca juga: Menkeu: Pemerintah-DPR sepakat naikkan batas bawah pertumbuhan ekonomi

Di sisi lain, peningkatan ekonomi juga terlihat dari indeks belanja masyarakat dari sisi frekuensi maupun nominal sudah meningkat kembali, bahkan mencapai level awal pemberlakuan PPKM pada awal Juli 2021.

"Jadi, terendahnya itu memang akhir Juli 2021," jelas Andry.

Menurut Andry, sejak PPKM dilonggarkan, mobilitas masyarakat langsung dengan cepat meningkat yang kemudian menyebabkan peningkatan kunjungan di pusat perbelanjaan maupun lokasi wisata.

"Kondisi ini terjadi dalam beberapa minggu ketika PPKM mulai dilonggarkan, kemudian istilahnya banyak turis yang 'balas dendam' dan langsung ke lokasi wisata," ujarnya.

Dengan demikian, ia berharap masyarakat bersama pemerintah bisa mengawal protokol kesehatan di tengah pelonggaran pembatasan kali ini, agar tidak lagi terjadi lonjakan kasus COVID-19 yang signifikan.

Sementara untuk 2022, Andry juga optimistis pertumbuhan ekonomi akan berada di atas lima persen, namun perkiraan tersebut berdasarkan asumsi tidak ada lagi mutasi varian baru COVID-19.

Baca juga: Kepala Bappenas : Pertumbuhan ekonomi RI masih di bawah potensinya
Baca juga: Industri manufaktur yang hemat energi kunci pertumbuhan ekonomi RI
Baca juga: Sri Mulyani proyeksi pertumbuhan ekonomi 2021 dekati level 4,5 persen

Pewarta: Agatha Olivia Victoria
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polda Kepri tangkap tiga pengusaha terlibat pencucian uang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar