Wagub Kepri yakinkan ibu menyusui untuk divaksin COVID-19

Wagub Kepri yakinkan ibu menyusui untuk divaksin COVID-19

Wakil Gubernur Kepri Marlin Agustina (tengah) mendampingi ibu hamil saat hendak menerima suntikan vaksin COVID-19 di Batam, Kamis (9/9/2021). ANTARA/Naim/am.

dengan pendekatan yang baik, kami yakin target bisa tercapai
Batam (ANTARA) - Wakil Gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina meyakinkan ibu menyusui untuk mendapatkan suntikan vaksin COVID-19, sebagai upaya meningkatkan kekebalan tubuh dari paparan virus Corona.

Marlin menyatakan banyak isu negatif yang berkembang di masyarakat mengenai vaksinasi untuk menyusui sehingga perlu diluruskan.

"Saya punya menantu dan anak, dengan usia cucu beberapa bulan. Sewaktu belum ada imbauan vaksinasi, saya bilang ke anak saya, vaksin saja," kata dia yang juga menjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kota Batam, Kamis.

Memang, sempat ada ketakutan ASI yang dihasilkan berkurang. Dan menurut Marlin itu wajar, sebagai ibu, setiap perempuan ingin anaknya mendapatkan yang terbaik.

"Ternyata anak saya ASI-nya tetap banyak. Ada yang bilang kalau divaksin ASI bisa kering, tidak juga. Anak saya menyusui, dan dalam keadaan sehat," kata dia.

Dan ketika menantunya dinyatakan terpapar COVID-19, anak dan cucunya tidak sampai tertular virus. Padahal hidup bersama-sama.

"Itu karena sudah divaksin," kata dia meyakinkan.

Baca juga: Batam mulai vaksinasi ibu hamil
Baca juga: Reisa jelaskan kriteria ibu hamil yang boleh ikut vaksinasi COVID-19


Ia optimistis, vaksin juga aman untuk ibu hamil sebagaimana aman untuk ibu menyusui. Apalagi Kementerian Kesehatan juga menganjurkan vaksinasi untuk ibu yang sedang mengandung.

Marlin menyatakan, vaksin tidak hanya meningkatkan kekebalan tubuh sang ibu, melainkan juga pada anaknya.

Ia mengatakan ibu-ibu PKK untuk mengedukasi ibu mengandung agar mau menerima suntikan vaksin COVID-19.

"Saya tahu perasaan ibu hamil, ada kekhawatiran. Pasti ada keraguan. Tapi bagaimana mengedukasi mereka," kata dia.

Di tempat yang sama, Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pebrialin juga mengajak ibu hamil untuk menerima suntikan vaksin COVID-19.

Pihaknya menargetkan 5.000 ibu hamil mendapatkan vaksin COVID-19 hingga akhir tahun.

"Banyak ibu hamil selama ini sungkan divaksin. Dengan pendekatan yang baik, kami yakin target bisa tercapai," kata dia.

Baca juga: Menkominfo: Pemerintah proteksi ibu hamil dengan percepatan vaksinasi
Baca juga: Kemen-PPPA dorong percepatan vaksinasi COVID-19 ibu hamil dan anak
Baca juga: Jawa Barat percepat penuntasan vaksinasi COVID-19 pada ibu hamil

Pewarta: Yuniati Jannatun Naim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar