Persiapan Cinema XXI sambut rencana pembukaan bioskop 14 September

Persiapan Cinema XXI sambut rencana pembukaan bioskop 14 September

Petugas memeriksa suhu tubuh pengunjung sebelum memasuki Cinema XXI Garut, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (12/12/2020). Pemerintah Kabupaten Garut mengizinkan bioskop kembali beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19. ANTARA FOTO/Candra Yanuarsyah/agr/hp. (ANTARA FOTO/CANDRA YANUARSYAH)

Jakarta (ANTARA) - Cinema XXI sebagai bagian dari kelompok bioskop dengan jaringan yang luas di Indonesia turut bersiap menyambut sinyal positif rencana pembukaan bioskop pada 14 September 2021 berkat melandainya kasus COVID-19 serta diturunkannya level dari PPKM yang membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah.

Persiapan yang dilakukan tidak hanya memastikan ruangan-ruangan bioskop tetap terawat tapi juga hingga penyediaan fasilitas pendukung bagi para penonton yang nantinya akan menonton di cinema XXI.

Baca juga: Cegah COVID-19, perhatikan desinfeksi-ventilasi udara bioskop

"Untuk memastikan protokol kesehatan dilakukan dengan baik, kami akan menempatkan sejumlah informasi untuk mengingatkan pengunjung menerapkan protokol kesehatan, mengaplikasikan floormarking di lingkungan bioskop, menyediakan hand sanitizer di area bioskop dan tentunya sabun cuci tangan yang selalu tersedia di toilet bioskop, serta penerapan physical distancing di seluruh lingkungan bioskop termasuk di dalam studio. Di samping itu, setiap petugas bioskop akan diperlengkapi dengan masker, sarung tangan, dan face shield saat bertugas. Lebih lanjut kami pun akan mengupdate materi edukasi dan informasi sesuai dengan arahan atau instruksi dari Pemerintah Pusat dan Daerah," ujar Head of Corporate Communications & Brand Management Cinema XXI Dewinta Hutagaol kepada ANTARA, Kamis.

Untuk tetap menjaga keamanan dari segi kesehatan dan juga kepercayaan masyarakat kepada Cinema XXI, perawatan tetap dilakukan setiap hari di tengah kondisi penutupan yang menyebabkan bioskop tak beroperasi.

Perawatan bioskop dikerjakan oleh satuan tugas khusus yang dibentuk sejak saat bioskop berhenti beroperasi sementara waktu.

Sejumlah prosedur pembersihan di antaranya meliputi general cleaning dan penyemprotan cairan disinfektan antivirus di seluruh lingkungan bioskop, pemeliharaan peralatan dan kebersihan kursi bioskop, serta senantiasa menjaga sistem ventilasi udara dan tingkat kelembapan bioskop untuk menghindari munculnya jamur.

Selain mengadakan persiapan dari segi sanitasi dan kesehatan, Cinema XXI turut menyiapkan skema pembelian tiket yang sesuai dengan kaidah penerapan protokol kesehatan.

Pembeli tiket untuk calon penonton nantinya tetap akan tersedia dalam dua metode baik daring maupun langsung.

Secara daring anda bisa membeli tiket melalui berbagai aplikasi termasuk aplikasi mobile ticketing yang langsung dikelola Cinema XXI bernama M-Tix dan anda bisa membayar tiket dengan metode digital.

Sementara untuk pembelian tiket secara langsung, nantinya penonton bisa membeli di bioskop yang ingin didatangi untuk menonton dan melakukan pembayaran dengan metode cashless atau pembayaran elektronik sehingga tidak ada banyak kontak fisik antara pengunjung maupun penjual tiket.

Terkait film yang akan diputarkan pada saat bioskop kembali dibuka, Cinema XXI tetap berkomitmen memutarkan film sesuai dengan jadwal yang telah disepakati dengan para pemilik, distributor, serta importir film.

Ada pun beberapa film yang akan tayang di Cinema XXI berdasarkan situsnya di antaranya "Shang Chi", "Black Widow", "Space Jam", "Jungle Cruise", "Peter Rabbit 2", hingga "Jakarta vs. Everybody".

Anda melihat film yang akan tayang di jaringan Cinema XXI lebih lengkap lewat situs www.21cineplex.com.

Cinema XXI memastikan bahwa seluruh persiapan yang dilakukan saat ini bisa mengakomodir kebutuhan dan juga keamanan tidak hanya para pengunjung tapi juga para pekerjanya.

"Komitmen ini konsisten dilakukan Cinema XXI secara rutin agar dapat menghadirkan sarana hiburan bioskop yang bersih, nyaman, aman dan berkualitas prima kepada seluruh masyarakat Indonesia saat nanti diperkenankan melakukan kegiatan operasional kembali," ujar Dewinta.

Sebelumnya, Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI) mengonfirmasi adanya sinyal kuat dari Pemerintah Pusat untuk membuka kembali bioskop di 14 September 2021.

Jika terealisasi maka pembukaan bioskop itu nantinya tidak hanya dibekali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat tapi juga dengan pembuktian penonton telah divaksin lewat aplikasi PeduliLindungi.


Baca juga: PPKM Darurat, Cinema XXI tutup bioskop hingga kurangi jam tayang

Baca juga: Persiapan GPBSI sambut rencana pembukaan bioskop 14 September 2021

Baca juga: Bioskop dan arena permainan anak sudah boleh buka kembali

 

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar