KORMI Nasional bidik pemecahan rekor dunia dayung perahu Bidar Sumsel

KORMI Nasional bidik pemecahan rekor dunia dayung perahu Bidar Sumsel

Ketua KORMI Nasional Hayono Isman di Palembang Sumatera Selatan (ANTARA/M Riezko Bima Elko P/21)

Sumatera Selatan (ANTARA) - Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Nasional membidik pemecahan rekor dunia mendayung perahu Bidar Sumatera Selatan.

Ketua KORMI Nasional Hayono Isman di Palembang, Jumat mengatakan, Bidar merupakan salah satu cabang olahraga (Cabor) yang diperlombakan dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke VI yang akan berlangsung di Sumatera Selatan 2022 mendatang.

Cabang olahraga tersebut dipersiapkan untuk pemecahan rekor dunia mengalahkan rekor dayung perahu naga raksasa China dengan jumlah pendayung terbanyak dan terpanjang.

China memegang rekor dayung perahu naga dunia dengan jumlah pendayung sebanyak 168 orang menggunakan perahu sepanjang 77 meter pada tahun 2016 lalu.

“Cabor Bidar di Fornas VI Sumsel akan pecahkan rekor dunia menjadi yang terbesar dan terbanyak,” kata dia.

Untuk mensukseskan keinginan terasebut, lanjutnya, panitia penyelenggara akan melakukan berbagai persiapan mulai dari pembahasan intensif bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan segenap penggiat olahraga dayung nasional.

Mulai dari pembahasan teknis pengadaan perahu, pembahasan tempat pelaksanaannya, kepesertaanya, hingga penunjang lain seperti desain atau pesan yang ingin disampaikan.

Sebab, selain pemecahan rekor diharapkan juga ada pesan yang bisa disampaikan.

“Maka kami mengharapkan partisipasi bukan hanya dari Sumsel tapi nasional untuk terlibat dalam misi pemecahan rekor ini,”tandasnya.

Ketua Pelaksana Fornas VI Sumatera Selatan Samuel Samson mengatakan, misi besar Fornas ialah pelestarian budaya yang dibalut dengan kegiatan olahraga.

Maka hal tersebut menjadi dasar yang menguatkan untuk menojolkan Bidar dalam kegiatan itu karena Bidar merupakan kearifan lokal masyarakat Sumsel dalam menjalani kehidupan berdampingan dengan Sungai Musi.

Secara umum berbicara tentang Sumatera Selatan, lanjutnya, ada tiga objek yang akan ditonjolkan dalam Fornas VI itu yakni, Sungai Musi, Jembatan Ampera dan kuliner makanan Pempek.

“Ketiganya ditonjolkan melalui pemecahan rekor bidar jadi nanti, ada aktifitas olahraga juga ada sosial-ekonominya,” tandasnya.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, Fornas VI Sumsel ini menjadi ajang penyegaran untuk menyambut even olahraga piala dunia U-20 yang juga akan digelar di Palembang pada 2023.

Maka ajang ini akan dipersiapkan dengan baik melibatkan semua unsur dalam kepanitiaan. "Pengalaman menyelenggarakan even nasional dan internasional menjadi modal utama untuk menyakinkan Sumsel jadi daerah sport tourism," demian Deru.

Pewarta: Muhammad Riezko Bima Elko
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar