Indonesia bertekad jaga prestasi pada Asian Games 2022

Indonesia bertekad jaga prestasi pada Asian Games 2022

Arsip foto - Pesilat Indonesia peraih medali emas Iqbal Chandra Pratama berpose usai upacara penyerahan medali Kelas D Putra Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (27/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Melvinas Priananda/nak/pri.

Jakarta (ANTARA) - Indonesia berkomitmen menjaga prestasi di kancah Asia saat berpartisipasi dalam Asian Games 2022 Hangzhou dan mengulang capaian Merah Putih saat menjadi tuan rumah multievent empat tahunan tersebut pada 2018.

Setahun menjelang Asian Games 2022 digelar, Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Ferry J. Kono menyampaikan bahwa kontingen Indonesia bisa menjaga prestasinya apalagi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemempora) sudah meluncurkan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk meningkatkan kualitas pembinaan olahraga prestasi.

“Indonesia siap berpartisipasi pada Asian Games Hangzhou. Komitmen pemerintah terhadap pembinaan prestasi olahraga kini semakin baik. Bahkan sebelum DBON diresmikan menjadi payung hukum, Kemenpora sudah berkomitmen mengadakan pelatnas untuk Asian Games agar prestasi Merah Putih dapat terjaga dengan baik,” kata Ferry dalam siaran pers KOI, Jumat.

Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, lanjut dia, juga berkomitmen melanjutkan pelatnas 2021 khusus untuk 20 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Asian Games.

Cabor-cabor itu antara lain angkat besi, bulu tangkis, tenis, wushu, atletik, balap sepeda, voli pantai, dayung (kano dan rowing), karate, menembak, panahan, catur, senam, judo, renang, sepak bola, dan taekwondo.

Baca juga: Asian Games 2022 pertandingkan delapan gim esport

Dewan Olimpiade Asia (OCA) bersama Panitia Penyelenggara Asian Games 2022 Hangzhou (HAGOC) telah menetapkan 40 cabor dari 61 disiplin dan 482 nomor yang akan dipertandingkan pada  Asian Games edisi ke-19 itu.

Indonesia juga telah menerima undangan partisipasi resmi dari (HAGOC) akhir Agustus.

“Memang ada cabor pendulang emas Indonesia yang tak lagi dipertandingkan di Hangzhou, seperti pencak silat dan jet ski. Namun, tentu Indonesia tetap akan berjuang merebut medali dari nomor-nomor lain yang memiliki peluang,” kata Ferry.

Pada saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia menduduki peringkat ke-4 klasemen dari 45 negara peserta dengan perolehan 31 medali emas, 24 perak, dan 43 perunggu.

Catatan tersebut meningkat dibandingkan Asian Games 2014 Incheon ketika Indonesia finis urutan ke-17 dengan empat emas, lima perak, dan 11 perunggu.

Baca juga: Asian Games 2022 Hangzhou akan pertandingkan 40 cabor

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menyaksikan gemerlapnya Chun'an Velodrome

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar