Jambi (ANTARA) - Gubernur Jambi, Al Haris berjanji akan memberikan penghargaan terbaik untuk para atlet dan pelatih yang berhasil menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dengan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Hal itu disampaikan langsung Al Haris di hadapan para atlet dan pelatih pada pelepasan Kontingen Jambi menuju PON XX Papua di halaman KONI Provinsi Jambi, Sabtu.

Gubernur mengatakan, negara sudah cukup perhatian kepada prestasi atlet dan pelatih yang berprestasi luar biasa, maka Provinsi Jambi pun akan memberikan yang terbaik kepada mereka yang berprestasi di PON nanti.

"Tunjukkan dan mana prestasimu, baru kami pemerintah akan memperhatikannya dan memberikan yang terbaik untuk para olahragawan berprestasi," kata Al Haris.

Baca juga: Tim dayung Jambi bidik tiga emas PON Papua meski tak bawa peralatan
Baca juga: Jambi incar satu emas wushu dari PON Papua


Pada PON XX Papua pada 2-15 Oktober, Pemerintah Provinsi Jambi menyediakan bonus bagi atlet peraih medali yakni untuk medali emas senilai Rp300 juta, perak Rp125 juta dan perunggu Rp75 juta untuk atlet, sedangkan pelatih medali emas mendapatkan Rp250 juta, perak Rp100 juta dan perunggu Rp75 juta.

Al Haris berharap, nilai bonus bagi para atlet dan pelatih itu bisa memacu prestasi atlet Jambi pada PON Papua, dimana Provinsi Jambi merupakan provinsi kecil yang bisa menunjukkan prestasi luar biasa di pentas olahraga nasional.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, Budi Setiawan mengatakan, Kontingen Jambi dipimpin oleh AS Budianto dengan jumlah atlet sebanyak 101, pelatih 36 terdiri atas 22 cabang olahraga dan sisanya 19 orang ofisial sehingga total jumlah anggota kontingen 156 orang.

Budi Setiawan mengatakan, pada PON Papua besaran bonus khusus medali perak dan perunggu nilainya jauh menurun atau berbeda pada PON 2016 di Jawa Barat, hal ini untuk mengantisipasi terjadinya aksi curang 'jual medali' ke provinsi lain.

"Untuk nilai bonus perak dengan emas nilainya jauh beda karena berdasarkan masukan mantan Ketua Umum KONI Jambi sebelumnya dan disetujui oleh pengurus KONI Jambi saat ini. Maka diambil keputusan untuk membedakannya guna mengantisipasi jual beli medali di PON Papua," kata Budi Setiawan.

Sementara itu Plt Kadispora Jambi Ronaldi mengatakan, pihaknya sebagai perwakilan pemerintah yang memegang dana atau anggaran olahraga untuk Kontingen Jambi sudah siap melaksanakannya.

"Semua anggaran untuk Kontingen Jambi menuju PON Papua sudah tersedia dan siap digunakan agar bisa lancar dan tidak ada kendala selama pelaksanaan PON nanti," kata Ronaldi.

Baca juga: KONI Jambi janjikan hadiah uang untuk semifinalis PON Papua
Baca juga: Gubernur Sulbar akui persiapan menuju PON Papua jauh dari harapan
Baca juga: Lagu PON Papua berjudul "Torang Bisa" resmi diluncurkan


 

Pewarta: Nanang Mairiadi
Editor: Bayu Kuncahyo
Copyright © ANTARA 2021