Liga Spanyol

Presiden La Liga sebut Florentino Perez "sandera" Barcelona

Presiden La Liga sebut Florentino Perez "sandera" Barcelona

Presiden La Liga Javier Tebas. (REUTERS/Paul Hanna/File Photo)

Barcelona telah menyetujui kesepakatan CVC selama kurang lebih satu bulan, hingga Real Madrid mengatakan tidak
Jakarta (ANTARA) - Presiden La Liga Javier Tebas mengatakan bahwa presiden Real Madrid Florentino Peres sedang menyandera Barcelona.

Komentar tersebut disampaikan Tebas setelah Blaugrana bergabung dengan Madrid menolak sebuah kesepakatan investasi La Liga dengan CVC, yang ingin memberikan suntikan dana.

Menurut beberapa laporan, bila Barca menandatangani kontrak tersebut, maka besar kemungkinan mereka bisa mempertahankan Lionel Messi di Camp Nou.

Baca juga: Real Madrid bakal tuntut presiden La Liga soal kesepakatan CVC

"Florentino Perez saat ini menyandera Barcelona," kata Tebas dilansir Marca pada Minggu.

"Barcelona telah menyetujui kesepakatan CVC selama kurang lebih satu bulan, hingga Real Madrid mengatakan tidak."

"Florentino Perez membuat klub itu rendah diri."

Selain mengatakan tentang kontrak CVC, Tebas juga berpendapat tentang kepergian Messi ke Paris Saint-Germain.

Dia mengetahui bahwa Messi pergi bukan karena alasan ekonomi. Selain itu Tebas juga kecewa karena baik Barca ataupun La Liga harus kehilangan ikon sepak bola modern.

Baca juga: Diancam hukum Real Madrid, presiden La Liga sindir Florentino Perez

"Seperti saat kepergian Cristiano Ronaldo, Pep Guardiola atau Jose Mourinho. Kami tahu momen itu akan terjadi."

"Saya tahu pasti bahwa kepergiannya bukan karena alasan ekonomi dan itu bisa dihindari," tambahnya.

"Mungkin kepergian Messi adalah yang tersulit bagi saya karena saya pikir dia adalah pemain terbaik dalam sejarah (La Liga)."

"Dia tidak pantas pergi dengan cara seperti ini, tidak hanya meninggalkan Barcelona tetapi juga La Liga."

Baca juga: Akuisisi Lionel Messi menyingkapkan lagi kapitalisme sepak bola

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Rumah sakit di Barcelona sukses cangkok paru pasien COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar