Basarnas Kendari evakuasi dua orang tewas di perairan Laut Banda

Basarnas Kendari evakuasi dua orang tewas di perairan Laut Banda

Tim penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Kendari menggunakan KN. SAR Pacitan hendak berangkat mengevakuasi tiga orang yang ditemukan di perairan Laut Banda, dimana dua di antaranya meninggal dunia, saru orang selamat, Senin (13/9/2021). ANTARA/HO-Humas Basarnas Kendari.

Kendari (ANTARA) - Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari menginformasikan bakal melakukan evakuasi terhadap tiga orang, dua di antaranya meninggal dunia di perairan Laut Banda, Senin (13/9) malam.

Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi melaui keterangan tertulisnya yang diterima di Kendari, mengatakan, pihaknya mendapat informasi nahas tersebut dari salah satu pemilik kapal bernama Sofyan pada pukul 18.05 Wita.

"Kami menerima informasi dari Bapak Sofyan pemilik KMN Fajar Mulia 77 yang melaporkan bahwa kapal KMN Fajar Mulia 09 telah menemukan tiga orang korban di sekitar perairan Laut Banda bagian timur dalam keadaan satu orang selamat dan dua orang meninggal dunia," kata dia.

Baca juga: Basarnas mencari dua nelayan hilang di perairan Konawe Kepulauan

Berdasarkan laporan tersebut tim penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan (KKP) Kendari diberangkatkan menggunakan KN. SAR Pacitan untuk mengevakuasi ketiga korban.

"Tim rescue KKP Kendari diberangkatkan pada pukul 18.25 Wita," ujar dia.

Baca juga: Pencarian nelayan hilang di perairan Buton Utara libatkan 60 personel

Basarnas menyampaikan, jarak tempuh sekitar 123 nautical mile (NM) atau mil laut dari dermaga utama Basarnas Kawasan Timur Kendari dengan perkiraan waktu tiba di lokasi pada 14 September pukul 03.25 Wita.

​​​​​"Cuaca hujan, kecepatan angin 2 - 18 knot, tinggi gelombang 1 - 1,5 meter. Demikian, perkembangan selanjutnya menyusul," kata Aris Sofingi.

Baca juga: Basarnas Kendari cari nelayan hilang di perairan Wakatobi Sultra

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui indentitas ketiga korban dan penyebab ataupun kronologi sehingga ketiga korban ditemukan di Laut Banda.

Baca juga: Tim SAR cari nelayan hilang di Kolaka

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pentingnya memahami mitigasi bencana di objek wisata

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar