Saham Korea Selatan berakhir lebih tinggi jelang data inflasi AS

Saham Korea Selatan berakhir lebih tinggi jelang data inflasi AS

Seorang pedagang mata uang berjalan melewati papan elektronik yang menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) dan nilai tukar antara dolar AS dan won Korea Selatan di ruang transaksi sebuah bank, di Seoul, Korea Selatan (5/11/2020). ANTARA/REUTERS/Kim Hong-Ji/aa. (REUTERS/KIM HONG-JI)

... raksasa chip Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing menguat 0,39 persen dan 0,94 persen, sementara perusahaan platform Naver dan Kakao masing-masing melemah 1,35 persen dan 0,40 persen.
Seoul (ANTARA) - Saham-saham Korea Selatan berakhir lebih tinggi pada perdagangan Selasa, didukung aksi beli asing setelah kenaikan Indeks Dow Jones dan S&P 500 di Wall Street semalam, sementara investor menunggu data inflasi AS Agustus yang akan dirilis hari ini waktu setempat.

Indikator utama Bursa Efek Korea (KRX), Indeks Harga Saham Gabungan Korea (KOSPI) ditutup naik 20,97 poin atau 0,67 persen menjadi 3.148,83 poin, memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut.

Di antara saham-saham kelas berat, raksasa chip Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing menguat 0,39 persen dan 0,94 persen, sementara perusahaan platform Naver dan Kakao masing-masing melemah 1,35 persen dan 0,40 persen.

Baca juga: Saham Korsel dibuka naik, terkerek aksi beli asing dan Wall Street

Investor asing merupakan pembeli bersih saham senilai 294,0 miliar won (251,14 juta dolar AS) di papan utama.

Sementara itu, pelaku pasar menunggu data harga-harga konsumen AS untuk gambaran umum tentang pemulihan ekonomi negara tersebut dan kemungkinan petunjuk kebijakan menjelang pertemuan Federal Reserve minggu depan.

Won berakhir pada 1.170,8 per dolar di platform penyelesaian dalam negeri, 0,44% lebih tinggi dari penutupan sebelumnya di 1.176,0. Di perdagangan luar negeri, won dikutip pada 1.170,3 per dolar, menguat 0,2 persen dari hari sebelumnya.

Baca juga: Nikkei sentuh tertinggi 31 tahun, terkerek lonjakan saham siklikal

Imbal hasil obligasi pemerintah Korea 3-tahun yang paling likuid naik 1,8 basis poin menjadi 1,541 persen, sedangkan imbal hasil obligasi 10-tahun yang dijadikan acuan terangkat 2,7 basis poin menjadi 2,062 persen.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar