Palembang (ANTARA News) - Program Indonesia Emas Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga akan merekrut seribu atlet untuk mencapai target juara umum SEA Games XXVI di Indonesia tahun 2011, kata Staf Ahli Kemenegpora Bidang Sumber Daya Olahraga, Tunas Dwidarto.

"Tim Nasional Indonesia pada SEA Games mendatang bisa mencapai 1000 lebih atlet. Sebagai tuan rumah, Indonesia akan mengikuti semua nomor olahraga dari 44 cabang yang dipertandingkan," kata Tunas yang dihubungi dari Palembang, Minggu.

Menurut dia, proses pemilihan atlet SEA Games sedang berjalan, baik melalui kompetisi maupun catatan data prestasi atlet.

"Awal tahun 2011, Kemenegpora sudah mulai fokus dalam melakuan pembinaan dan perekrutan seribu atlet ditargetkan telah selesai pada akhir Desember ini," ujar dia.

Dia mengatakan atlet-atlet mereka yang memperkuat Timnas Asian Games, belum tentu diikutkan pada SEA Games nanti, kecuali yang berhasil meraih medali.

Hal ini dilakukan karena pihaknya lebih mengedepankan kualitas atlet.

"Penampilan atlet sering naik turun, tapi kalau dia menjalani latihan dengan benar, penurunan tidak akan terjadi. Kalaupun ada tidak begitu signifikan," kata dia.

Sementara, Wakil Ketua Biro Hubungan Masyarakat KONI Sumsel Asdit Abdullah mengatakan daerahnya menargetkan banyak mendelegasikan atlet pada SEA Games nanti.

"Kita berharap Sumsel tidak hanya mampu menjadi tuan rumah, tapi atletnya juga ikut berjuang merebut banyak medali pada SEA Games nanti. Saya kira kita mampu mewakilkan setidaknya 40 atlet pada SEA Games nanti," ujar Asdit.

Dia menerangkan, perekrutan atlet Prima sedang berjalan dan 36 atlet Sumsel telah dinyatakan lolos seleksi.

Atlet-atlet itu diantaranya, tiga atlet dari taekwondo, sembilan atlet polo air, dua atlet biliar, sebelas atlet anggar, dua atlet senam, tiga atlet atletik.

Selanjutnya, dua atlet menembak, satu atlet ski air, satu atlet sepak takraw, satu atlet tinju, dua atlet catur, satu atlet wushu.

"Seleksi belum selesai, masih ada kesempatan bagi Sumsel untuk menambah atlet," ujar dia.
(ANT039/M033/A038)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010