Menkes targetkan anak usia 12 tahun bebas karies 2030

Menkes targetkan anak usia 12 tahun bebas karies 2030

Ilustrasi - Instruktur memberi contoh cara menggosok gigi bagi siswa sekolah dasar dalam edukasi kesehatan mulut dan gigi di GOR Ngurah Rai Denpasar, Senin (31/7). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menargetkan anak umur 12 tahun di Indonesia bebas karies pada tahun 2030 melalui peran pendampingan Komite Kesehatan Gigi dan Mulut.

"Satu hal lagi yang saya pesankan tentang pelayanan kedokteran gigi dan mulut pentingnya upaya promotif dan preventif, khususnya di masa pandemi ini," kata Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Kamis.

Budi mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sangat serius dalam hal meningkatkan kesehatan gigi dan mulut masyarakat Indonesia.

Dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN), Budi berpesan agar pelayanan kedokteran gigi dan mulut mengedepankan pentingnya upaya promotif dan preventif, khususnya di masa pandemi ini.

Baca juga: Menkes: Empat provinsi dengan capaian vaksinasi di bawah 20 persen

Sementara itu, Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes RI Saraswati Sugiyarso menyampaikan bahwa peringatan HKGN 2021 dilatarbelakangi oleh masih rendahnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hal ini turut dipersulit dengan adanya pandemi COVID-19.

“HKGN 2021 ini menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mulai dari pasien anak hingga lansia agar jangan sampai menunda dalam melakukan perawatan dan pemeriksaan gigi dengan memanfaatkan teledentistry," katanya.

Seperti diketahui, HKGN yang jatuh pada tanggal 12 September 2021 disikapi Kemenkes RI dengan mengadakan kegiatan mulai dari talkshow Instagram, live radio, lomba foto dan video serta webinar edukatif yang melibatkan start-up social enterprise GIGI.ID yang berfokus pada kesehatan gigi dan mulut masyarakat.

Secara terpisah, CEO dan Founder GIGI.ID, Armelia Sari Widyarman mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Kemenkes RI atas kepercayaannya telah melibatkan GIGI.ID di acara HKGN 2021.

"Kami sangat siap mendukung penuh untuk mensukseskan seluruh rangkaian kegiatan HKGN 2021 ini," ujarnya.

“Dengan adanya aplikasi Teledentristry pertama di Indonesia, GIGI.ID diharapkan membantu Kemenkes RI untuk mempercepat pemerataan layanan kesehatan gigi dan mulut di Indonesia dengan menggunakan teknologi,” katanya.

Sementara itu, Direktorat Pelayanan Kesehatan Primer Kemenkes RI sekaligus Ketua Panitia HKGN 2021, Indra Rachmad Dharmawan mengatakan peserta webinar HKGN 2021 telah mencapai 10.000 orang yang terdiri atas dokter gigi, perawat gigi, mahasiswa, serta masyarakat umum.

Baca juga: Dokter gigi beri kiat agar buah hati tidak takut ke klinik
Baca juga: Waktu yang tepat ajari anak menyikat gigi

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar