Pengelola Setu Babakan sosialisasikan penerapan prokes secara terbatas

Pengelola Setu Babakan sosialisasikan penerapan prokes secara terbatas

Warga bersepeda di kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta, Minggu (5/9/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/rwa.

Sementara sosialisasi dilakukan terbatas secara internal
Jakarta (ANTARA) - Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan Jakarta Selatan, mulai mensosialisasikan aturan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara terbatas bagi seluruh karyawan guna menyambut pembukaan kembali operasional saat penyesuaian Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Ibu Kota.

“Sementara sosialisasi dilakukan terbatas secara internal, masih dalam rangka persiapan. Hingga saat kita benar benar siap secara perangkat dan mekanismenya,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, Bayu Permana saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Pengelola Setu Babakan lakukan persiapan untuk ujicoba operasional

Kendati demikian, Bayu mengatakan hingga saat ini pihaknya masih belum dapat memastikan jadwal uji coba operasional bagi pengunjung karena masih menunggu keputusan dari Pemerintah Provinsi DKI.

“Kami masih mengacu pada Kepgub terbaru terkait PPKM Level 3, yakni 14-20 September 2021, sambil menunggu arahan pimpinan lebih lanjut,” ujar Bayu.

Saat ini, Bayu mengungkapkan pihaknya sudah menyediakan fasilitas barcode untuk pemeriksaan syarat vaksinasi bagi pengunjung, apabila Setu Babakan sudah melakukan uji coba operasional.

Bayu menambahkan bahwa sejauh ini juga tengah menyiapkan berbagai sarana dan fasilitas yang disyaratkan oleh pemerintah dalam operasional tempat wisata.

“Masih dipersiapkan untuk dilengkapi,” tutur Bayu.

Sebelumnya, Kepala Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan, Imron mengatakan sudah melakukan sejumlah persiapan menyambut rencana uji coba pembukaan kembali bagi pengunjung.

Baca juga: DKI siap uji coba operasional Setu Babakan saat PPKM Level 3

“Semua persiapan sudah kami lakukan, terutama persyaratan protokol kesehatan, seperti pemasangan barcode aplikasi PeduliLindungi,” kata Imron, Selasa, (13/9).

Imron mengatakan untuk mendukung hal tersebut, masyarakat setempat mesti menjadi pelopor utama untuk mendukung penerapan protokol kesehatan di Setu Babakan.

“Kawasan kita kan terbuka jadi perlu dukungan penuh dari masyarakat. Kita juga jangan lupa, jangan lalai, karena kita tetap harus menjaga protokol kesehatan,” ungkap Imron.

Pemerintah telah melakukan uji coba operasional bagi pengunjung pada dua tempat wisata di DKI, yakni Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sejak 17 September 2021, sedangkan Ancol sejak 14 September lalu.

Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Industri Pariwisata Disparekraf DKI Jakarta Iffan menyebutkan bahwa Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan juga direncanakan uji coba setelah mendapatkan barcode PeduliLindungi sebagai syarat pertama operasional tempat wisata pada masa PPKM ini.

Baca juga: Operasional Setu Babakan tunggu arahan Pemprov DKI

Pewarta: Sihol Mulatua Hasugian
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ikuti PPKM, Setu Babakan batasi pengunjung hanya 25 % kapasitas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar