Wall Street dibuka tergelincir seiring volatilitas pasar berlanjut

Wall Street dibuka tergelincir seiring volatilitas pasar berlanjut

Ilustrasi - Seorang pialang memotret layar monitor bursa saham di lantai bursa New York Stock Exchange di New York, AS. ANTARA/REUTERS/Lucas Jackson/aa.

New York (ANTARA) - Saham-saham AS di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, diperdagangkan dengan catatan pesimis pada Jumat pagi waktu setempat, seiring dengan volatilitas pasar yang berlanjut.

Sesaat setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average berkurang 114,10 poin, atau 0,33 persen, menjadi 34.637,22. Indeks S&P 500 menurun 24,64 poin, atau 0,55 persen, menjadi 4.449,11. Indeks Komposit Nasdaq jatuh 85,63 poin, atau 0,56 persen, menjadi 15.096,30.

Sepuluh dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 merosot pada perdagangan pagi, dengan sektor material dan teknologi masing-masing menurun 1,56 persen dan satu persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor kebutuhan pokok konsumen meningkat 0,3 persen, menjadi satu-satunya kelompok yang naik.

Bank Sentral AS, Federal Reserve (Fed) kan mengadakan pertemuan kebijakan dua hari minggu depan dan Wall Street akan memantau pembaruan kebijakannya.

Saham-saham AS berada di bawah tekanan baru-baru ini seiring dengan investor yang semakin khawatir dengan prospek ekonomi di tengah terpaan inflasi, kekurangan pasokan dan pekerja, serta varian Delta. Pada penutupan Kamis, ketiga indeks utama menderita kerugian untuk pengembalian capaian bulanan.

Baca juga: Wall Street beragam, kenaikan "yield" obligasi imbangi data ritel kuat

Baca juga: Wall Street menguat ditopang lonjakan harga minyak dan data ekonomi

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar