Kriminalitas kemarin, manajer Holywings tersangka hingga kasus Atta

Kriminalitas kemarin, manajer Holywings tersangka hingga kasus Atta

Pasangan artis Aurelie Hermansyah dan Atta Halilintar. ANTARA/HO.

Jakarta (ANTARA) - Beragam berita kriminalitas di Kota Metropolitan Jakarta telah diberikan Kantor Berita Antara yang menarik perhatian pembaca, dan berikut ini berita kriminalitas kemarin yang paling banyak dibaca.

Kepolisian Resor Metro Jakarta Selatan menciduk seorang Youtuber pria, berinisial SF karena diduga memfitnah dan mencemarkan nama baik kreator konten Atta Halilintar melalui akun media sosial pribadinya. Berita lengkapnya klik di: Polisi ciduk Youtuber diduga pemfitnah Atta Halilintar

Penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menggagalkan peredaran 5.752 butir pil ekstasi dan 9,26 kilogram tembakau sintetis atau dikenal sebagai tembakau gorila. Kilk di: Polisi gagalkan peredaran 5.752 ekstasi dan 9,26 kg tembakau sintetis

Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Manajer Holywings Tavern Kemang Jakarta Selatan yang berinisial JAS sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Ibu Kota. Klik di: Manajer Holywings Kemang jadi tersangka pelanggaran PPKM

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan sanksi hukum yang menimpa Kafe Holywings Kemang menjadi pelajaran bagi seluruh pelaku usaha restoran maupun kafe di Ibu Kota agar tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan. Klik di: Wagub: Sanksi Holywings jadi pelajaran agar kafe tak lalai prokes

Selebgram Atta Halilintar mengaku melaporkan pegiat media sosial (Youtuber) Savas Fresh karena sebagai manusia memiliki batas kesabaran saat mendapatkan cacian dan hinaan terhadap keluarga "Gen Halilintar". Klik di: Atta Halilintar laporkan Youtuber Savas Fresh lantaran habis kesabaran

 

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Riza Harahap
COPYRIGHT © ANTARA 2021

3 hari pertama ganjil-genap di Jakarta, tilang belum berlaku

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar