Fauzi Bowo Resmikan Busway Koridor 9 dan 10

Jakarta (ANTARA News) -Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo Jumat pagi meresmikan pengoperasian Busway Koridor 9 (Pinang Ranti-Pluit) sepanjang 28,8 km dan Koridor 10 (Cililitan-Tanjung Priok) sepanjang 19,4 km.

Peresmian dipusatkan di halte bus Podomoro City, Central Park, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat sekitar pukul 09.00 WIB.

Fauzi Bowo mengatakan, pengoperasian busway Koridor 9 dan 10 ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menanggulangi persoalan transportasi di ibukota sekaligus meningkatkan pelayanan kepada para warga Jakarta.

"Beroperasinya koridor baru diharapkan dapat meningkatkan pelayanan angkutan umum bagi masyarakat dan memperluas jangkauan rute Transjakarta yang dapat diakses oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di sekitar koridor tersebut," ujar Fauzi Bowo.

Lebih lanjut Fauzi Bowo mengatakan, dua koridor baru tersebut diharapkan mampu mengangkut 20.000 hingga 50.000 penumpang per hari.

"Armada bus telah tersedia dan beroperasi pada hari ini juga mulai pukul dua siang," ujarnya.

Melalui penambahan dua koridor baru ini, Gubernur berharap pelayanan transportasi massal yang murah, cepat, dan nyaman semakin dapat dinikmati warga Jakarta dan kiranya dapat lebih mendorong beralihnya penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum seperti TransJakarta.

Jumlah bus yang melayani Koridor 9 dan 10 sebanyak 69 single bus dan 25 articulated bus. Pada hari pertama beroperasi (Jumat, 31 Desember 2010), bus Transjakarta yang melayani di Koridor 9 dan 10 dimulai pukul 14.00-19.00 wib. Keesokan hari dan hari-hari seterusnya bus Transjakarta beroperasi seperti biasa pukul 05.00-22.00 wib.

Pelayanan bus di Koridor 9 akan dibagi dua rute, rute panjang Pinang Ranti-Pluit yang direncanakan dengan waktu tempuh normal 1 jam 15 menit pada waktu tidak sibuk (offpeak) dan 2 jam pada waktu sibuk (peak hour) serta Headway (selang waktu kedatangan antar bus) pada waktu tidak sibuk sekitar 10-15 menit dan 15-20 menit pada waktu sibuk.

Sedangkan rute Cililitan-Grogol adalah rute pendek yang disediakan untuk mempercepat perputaran bus. Waktu tempuh satu arah perjalanan pada waktu tidak sibuk dirancang sekitar 50 menit dan pada waktu sibuk 1 jam 30 menit dengan Headway pada waktu tidak sibuk sekitar 5-10 menit dan pada waktu sibuk 10-15 menit.

Sementara pelayanan bus di Koridor 10 rute Cililitan-Tanjung Priok diperkirakan dapat ditempuh dalam waktu 1 jam per satu arah perjalanan pada waktu tidak sibuk atau 1 jam 30 menit pada waktu sibuk. Headway pada waktu sibuk sekitar 10-15 menit dan pada waktu tidak sibuk 10 menit.

Gubernur Fauzi Bowo mengharapkan demi kelancaran operasional, ketepatan waktu bus Transjakarta serta keselamatan semua pihak maka masyarakat dihimbau untuk tidak lagi menerobos jalur busway.

Kepala BLU Transjakarta DA Rini menerangkan bahwa pihaknya akan menempatkan petugas-petugas patroli bekerja sama dengan petugas dari Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta dan Polisi Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

Petugas pengamanan akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang ditengarai rawan kemacetan, seperti pintu keluar dan masuk tol seperti di depan Komdak (Polda Metro), jembatan Semanggi atau sekitar putaran dan persimpangan pada route-route busway.

Rute di Koridor 9 melalui 29 halte sedangkan Koridor 10 melalui 22 halte. Halte-halte di Koridor 9 dan 10 yang terintegrasi dengan koridor-koridor yang sebelumnya, adalah Halte Grogol 1 dan 2 transit koridor 3, 8 dan 9, Halte Kuningan Timur dan Kuningan Barat transit koridor 6 dan 9, Halte Benhil dan Semanggi transit koridor 1 dan 9.

Halte Cempaka Timur dan Yos Sudarso Cempaka Mas transit koridor 2 dan 10, Halte Pemuda BPKP 1 dan 2 transit koridor 4 dan 10, Halte Sutoyo BKN transit koridor 7, 9 dan10, Halte Cawang UKI transit koridor 7, 9 dan10, Halte Cawang BNN transit koridor 7 dan 9 dan Halte Pasar Kramat Jati transit koridor 7 dan 9.

(ANT-009/S026)

Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar