PON Papua

Aji Enoh dan tim gantole Banten terbang ke Papua siap raih emas

Aji Enoh dan tim gantole Banten terbang ke Papua siap raih emas

Atlet gantole Banten berlatih untuk berlaga di PON XX Papuadi Gorda, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (3/9/2021). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/wsj.

Sebenarnya menurut saya lawan terberat itu, ya diri kita sendiri. Sebab kemampuan 'maintenance' dan manajemen emosi itu tergantung pada diri kita sediri
Serang (ANTARA) - Cabang olahraga gantole menjadi salah satu unggulan dari 14 cabang olahraga yang menjadi andalan kontingen Banten untuk merebut medali emas di PON XX di Papua Tahun 2021.

"Minimalnya kami mempertahankan raihan satu emas dan satu perak pada saat PON Jawa Barat lalu.Tentunya kami berharap besar di semua kelas pertandingan cabang ini dapat emas," kata Aji Enoh, atlet gantole Banten kelas beregu A dan perorangan, yang sudah terbang ke Papua saat di hubungi dari Serang, Sabtu.

Atlet gantole kelahiran Pandeglang 1982 ini mengatakan, berbagai persiapan dan pelatihan sudah dilakukan dengan maksimal sebelum bertandang ke Papua. Ia mengaku tidak khawatir dengan kemampuan para atlet daerah lain seperti pesaing terkuat pada PON Jabar yang meraih medali emas yakni Jawa Barat dan Sumatera Barat.

"Sebenarnya menurut saya lawan terberat itu, ya diri kita sendiri. Sebab kemampuan 'maintenance' dan manajemen emosi itu tergantung pada diri kita sediri," kata Aji Enoh yang menyukai gantole sejak duduk di bangku SMA ini.

Ia mengatakan, banyak halangan dan rintangan yang harus dihadapi dan dipelajari untuk menggeluti cabang olahraga ini. Apalagi kondisi geografis di Lapangan Baru Kabupaten Jayapura yang menjadi lokasi bertanding pada PON Papua, sangat berbeda dengan tempat ia latihan di Lapangan Gorda di Kabupaten Serang Provinsi Banten.

"Situasi lokasi dan geografis tentu sangat berpengaruh, kita harus memahami karakteristik lokasi, kecepatan dan arah angin, kelembaban dan gangguan-gangguan apa saja, itu harus kita pahami semua," kata Aji yang menjadi atlet KONI Banten sejak 2006 lalu itu.

Ia mengatakan, pada saat PON di Jawa Barat, cabang olahraga gantole menyumbangkan satu medali emas dan satu perak. Raihan dua medali tersebut diperoleh dari nomor pertandingan ketepatan mendarat untuk kelas A beregu dan medali perak dari kelas perorangan nomor pertandingan yang sama.

"Alhamdulillah pada PON Jawa Barat lalu, kami mendapatkan apresiasi dari pemerintah Provinsi Banten Rp300 juta untuk medali emas dan Rp150 juta untuk raihan medali perak," kata atlet gantole warga Permata Banjar Asri Kota Serang ini.


Ikuti 37 cabang

Sementara Ketua Bidang Humas Koni Banten Yosa Sayata mengatakan, Banten pada PON XX Papua mengirimkan sebanyak 261 orang atlet yang terdiri dari 194 atlet putra dan 67 atlet putri. Adapun cabang olahraga yang diikuti atlet Banten pada PON Papua sebanyak 37 cabang olahraga dari 56 cabang yang dipertandingkan di PON Papua.

"Ada 14 cabang olahraga yang menjadi unggulan Banten. Mudah-mudahan semuanya mendapatkan emas, minimalnya kita mempetahankan prestasi pada PON Jawa Barat lalu," kata Yosa.

Baca juga: Kehadiran penonton di PON Papua diputuskan pekan depan
Baca juga: Simulasi kedatangan kontingen PON Papua digelar di Bandara Sentani
Baca juga: 1.500 personel TNI-Polri amankan PON XX Papua di Mimika

Pewarta: Mulyana
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sukses, Ketua Harian PB PON XX berterima kasih kepada Presiden

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar