BMKG beri peringatan 19 provinsi berpotensi terdampak banjir bandang

BMKG beri peringatan 19 provinsi berpotensi terdampak banjir bandang

Ilustrasi - Sejumlah bangunan rumah rusak akibat banjir bandang di Desa Kalong Sawah, Jasinga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/9/2021). Banjir bandang menerjang empat kecamatan akibat hujan deras yang mengakibatkan Sungai Cidurian meluap pada Senin (6/9) malam, membuat belasan rumah warga rusak serta empat jembatan terputus. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/wsj.

peringatan potensi tersebut berlaku 20 September pukul 07.00 WIB hingga 21 September pukul 07.00 WIB
Jakarta (ANTARA) -
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan kewaspadaan kepada 19 provinsi yang berpotensi terdampak banjir bandang.

Berdasarkan siaran pers BMKG yang diterima di Jakarta, Minggu, peringatan potensi tersebut berlaku pada 20 September pukul 07.00 WIB hingga 21 September pukul 07.00 WIB.

Ke-19 Provinsi tersebut adalah Aceh, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan.

Baca juga: BMKG: Gelombang tinggi masih berpotensi di laut selatan Jabar-DIY

Baca juga: Waspada potensi hujan lebat dan angin kencang di sejumlah provinsi


Kemudian Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat dan Papua.

Detail informasi Prakiraan Berbasis Dampak BMKG tersebut dapat diakses melalui link berikut; https://signature.bmkg.go.id.

BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam, melalui call center 021-196; http://www.bmkg.go.id; atau follow @infobmkg.

Baca juga: BMKG Banjarnegara ingatkan warga waspadai peningkatan curah hujan

Baca juga: BMKG prakirakan 23 provinsi berpotensi alami hujan lebat

 

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BMKG: Sinyal perubahan iklim akibat ulah manusia semakin nyata

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar