Pemkot Jakbar bangun dua taman sebagai fasilitas wisata warga

Pemkot Jakbar bangun dua taman sebagai fasilitas wisata warga

Warga berolahraga di Taman Suropati, Jakarta, Sabtu (21/8/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

Pembangunannya sejak Juli 2021  dibuat agar masyarakat bisa mendapatkan fasilitas untuk berekreasi dan berolahraga di lokasi tersebut
Jakarta (ANTARA) - Pemkot Jakarta Barat  membangun dua taman yang dinamakan "Taman Maju Bersama" berlokasi di Jalan Puri Indah, Duri Kosambi dan Jalan Daan Mogot sebagai fasilitas wisata warga setempat.

"Pembangunannya sejak Juli 2021  dibuat agar masyarakat bisa mendapatkan fasilitas untuk berekreasi dan berolahraga," kata Kepala Suku Dinas Jakarta Barat Jauhari Arifin saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Baca juga: DKI berencana sulap taman dekat Terminal Grogol jadi kios UMKM

Dua taman tersebut berdiri di lahan yang cukup luas. Untuk di  Daan Mogot  memiliki luas 1.200 meter persegi. Sedangkan  di kawasan Pulo Indah menempati lahan seluas 6.000 meter persegi.

Nantinya, jelas Jauhari, juga akan dibangun fasilitas olahraga seperti lintasan lari dan fasilitas olahraga lainnya. Selain itu,  juga akan dilengkapi dengan fasilitas bermain anak.

Namun demikian, fasilitas itu belum bisa digunakan hingga saat ini karena pemerintah masih menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Baca juga: Pemkot Jakbar tanam ribuan bougenville untuk kurangi polusi udara

Dia berharap PPKM bisa segera berlalu sehingga taman tersebut bisa diresmikan dan dapat dinikmati masyarakat umum.

Sebelumnya, selain membangun dua taman baru, Sudin Kehutanan Jakarta Barat juga rutin melakukan perawatan taman selama ditutup di masa pandemi.

"Taman kota tetap dirawat. Petugas PJLP dan PHL masih melakukan perawatan setiap hari," kata Jauhari, Jumat (3/9).

Menurut Arifin, ada beberapa taman kota yang jadi fokus utama pemeliharaan, di antaranya, Taman Katalia di Pal Merah, Jakarta Barat.

Baca juga: Pemkot Jakbar tetap pelihara taman kota selama ditutup saat PPKM

Petugas PHL bekerja setiap hari, yakni menyapu, memotong rumput, hingga menebang dahan pohon yang tumbuh di sisi taman.

Ruang terbuka hijau (RTH) di Kosambi dan taman di masjid bersama di Green Garden, juga dirawat. "Sarana dan prasarana di taman seperti toilet dan tempat duduk juga juga dirawat oleh petugas," katanya.

Arifin memastikan pemeliharaan taman itu dilakukan sampai pemerintah mengizinkan taman kota boleh beroperasi kembali. "Pada PPKM Level 3 ini, taman kota, belum diizinkan dibuka," katanya.
 

Pewarta: Walda Marison
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar