Anggota DPR gelontorkan 20 ribu vaksin untuk pelajar Tegal

Anggota DPR gelontorkan 20 ribu vaksin untuk pelajar Tegal

Para pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan SMA/sedarajad di Kabupaten Tegal, sedang melakukan vaksinasi, Senin (20/9/2021). ANTARA/HO-Humas Dewi Aryani/am.

Pada tahap selanjutnya akan kami perjuangkan lagi
Pekalongan (ANTARA) - Anggota Komisi IX DPR RI Dewi Aryani kembali menggelontorkan sebanyak 20 ribu vaksin Sinovac untuk para pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan SMA/SMK di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

"Pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar usia 12 tahun ke atas tersebut dimulai 20-25 September 2021. Vaksin untuk 20 ribu pelajar dari total sekitar 97 ribu pelajar itu akan kami gelontorkan di 14 kecamatan," katanya dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Pekalongan, Senin.

Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan ini mengatakan sebelumnya pihaknya sudah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi kepada masyarakat di balai desa dan lokasi lainnya di daerah itu.

"Oleh karena, pada tahap selanjutnya akan kami perjuangkan lagi sehingga semua siswa mendapatkan vaksinasi hingga 100 persen," katanya.

Baca juga: Dewi Aryani gandeng Kemenkes lakukan vaksinasi massal di Tegal

Baca juga: Dewi Aryani minta Pemkot Tegal peka kondisi kemiskinan penduduk


Dewi Aryani yang akrab disapa DeAr mengatakan dengan kegiatan vaksinasi siswa ini maka diharapkan kegiatan belajar tatap muka bisa dilakukan dengan aman dan para siswa dapat kembali ke sekolah dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat.

"Kami akan menyasar anak-anak sekolah tingkat SMP dan SMA sederajat karena mereka memiliki mobilitas yang cukup tinggi," katanya.

Menurut dia, melalui kegiatan vaksinasi diharapkan kekebalan kelompok (herd immunity) dapat terbangun dan status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dapat turun.

"Saya berharap herd immunity segera terbangun dan level PPKM di Kabupaten Tegal juga bertahap dapat di turunkan dengan melihat persentase vaksinasi yang terus meningkat di semua sektor," katanya.


Baca juga: FPDIP: Anggaran kesehatan telah patuhi batas minimal UU Kesehatan

Baca juga: Anggota DPR sepakat percepatan reformasi fundamental sektor kesehatan

Pewarta: Kutnadi
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar