Audrey Tapiheru rilis mini album "LoveLock"

Audrey Tapiheru rilis mini album "LoveLock"

Penyanyi Audrey Tapiheru (Antara/Instagram/gac_music)

Jakarta (ANTARA) - Salah satu personel GAC Audrey Tapiheru kembali berkarya di kancah permusikan Tanah Air dengan merilis mini album solo yang berjudul "LoveLock".

Audrey juga telah menginformasikan tentang mini albumnya tersebut di akun Instagramnya pada akhir Agustus.

Dalam mini album tersebut kabarnya akan terdapat tiga lagu yakni "Dime", "Menanti-nanti" dan "Constantly You" yang akan dirilis satu persatu. "Dime" kabarnya akan dirilis pada 22 September, "Menanti-nanti" pada 6 Oktober dan "Constantly You" pada 20 Oktober.

Pada diskusi daring, Senin, Audrey menjelaskan bahwa alasan dia sempat hiatus di dunia hiburan adalah karena tahun 2020 merupakan tahun yang berat untuknya.

"Tahun 2020 itu sebenarnya tahun yang berat banget buat aku. Salah satunya karena dari sejak kondisi kesehatan papa menurun sampai akhirnya papa dipanggil (meninggal dunia) itu aku benar-benar, jujur, nggak ada mood untuk mengeluarkan karya," kata Audrey.

"Aku akhirnya di tahun 2021 baru kayak 'yuk bangkit yuk. Dua tahun lho ini sebentar lagi' gitu. Jadi akhirnya aku langsung menyemangati diriku. Dan untungnya aku memiliki support system yang luar biasa," lanjutnya.

Audrey juga menjelaskan bahwa pemilihan judul album "LoveLock" tersebut juga memiliki makna tersendiri.

"Jadi sebenarnya pas aku menulis liriknya ini, pas dilihat-lihat, pas diurutin ternyata ini kayak menceritakan fase-fase cinta gitu, fase-fase kehidupan, dan juga ada prinsip-prinsip," ujar Audrey.

Selain itu, makna "LoveLock" juga sama seperti gembok cinta yang ada di Korea Selatan. Sehingga menurut Audrey, mini album ini merupakan kisah saat seseorang sudah menemukan seorang pujaan hati dan mengunci hatinya untuk seseorang tersebut.

Baca juga: Audrey Tapiheru hingga Trisouls ramaikan "Melomaniac 6th Episode"

Baca juga: Gamaliel dan Audrey Tapiheru kangen nyanyi di Youtube

Baca juga: Kakek Gamaliel - Audrey Tapiheru ternyata seorang pejuang kemerdekaan

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar