Pengamat minta DKI pastikan distribusi sembako aman saat musim hujan

Pengamat minta DKI pastikan distribusi sembako aman saat musim hujan

Pedagang melayani pembeli sayuran-sayuran di Pasar Senen, Jakarta, Senin (1/8/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/hp.

Transportasi dari daerah itu harus dipastikan betul-betul lancar
Jakarta (ANTARA) - Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rusli Abdullah meminta Pemprov DKI Jakarta memastikan distribusi bahan pokok aman saat musim hujan sehingga pasokan tetap terjaga untuk menekan potensi laju inflasi.

"Transportasi dari daerah itu harus dipastikan betul-betul lancar," kata Rusli Abdullah di Jakarta, Senin.

Selama ini sejumlah kebutuhan pokok misalnya produk hortikultura dan beras didatangkan dari daerah penyangga Jakarta di antaranya Bogor serta beberapa daerah lain di Jawa Barat.

Ia menambahkan faktor alam seperti tanah longsor dan banjir sudah terjadi di beberapa daerah dan kondisi itu perlu diantisipasi khususnya menyangkut distribusi bahan pokok di DKI Jakarta.

"Tanah longsor mengakibatkan jalan tertutup, sehingga distribusi terpengaruh. Banjir dan hujan lebat sudah terjadi di beberapa daerah," imbuhnya.

Sedangkan untuk beras, ia juga mendorong agar dipastikan pasokannya terjaga di DKI karena banjir di beberapa daerah mengakibatkan petani gagal panen.

Berdasarkan data Pasar Induk Beras Cipinang melalui laman foodstation.id, stok beras saat ini mencapai 35.485 ton, dengan realisasi penyerapan sebesar 63 persen di antaranya di DKI Jakarta.

Dari jumlah itu, sebesar 33 persen dipasok dari Cirebon dan Karawang di Jawa Barat sebesar 24 persen dan Jawa Tengah sebesar 25 persen.

Sementara itu, pantauan harga sejumlah kebutuhan pokok di Informasi Pangan Jakarta melalui laman infopangan.jakarta.go.id yang diakses pukul 15.40 WIB menunjukkan terjadi kenaikan harga utamanya untuk kebutuhan bumbu dapur.

Berikut ini harga rata-rata harian 13 komoditas pangan di DKI Jakarta pada Senin (20/9) dibandingkan Minggu (19/9) berdasarkan Informasi Pangan Jakarta yang diakses pukul 15.40 WIB.

1. Beras medium: Rp9.602 per kilogram (turun Rp47)
Beras premium: Rp12.178 per kilogram (naik Rp73)
2. Minyak goreng: Rp15.760 per kilogram (turun Rp5)
3. Cabai merah keriting: Rp26.695per kilogram (naik Rp1.014)
4. Cabai merah besar: Rp30.613 per kilogram (naik Rp680)
5. Cabai rawit merah: Rp34.750 per kilogram (turun Rp835)
6. Bawang merah: Rp29.260 per kilogram (naik Rp367)
7. Bawang putih: Rp29.239 per kilogram (turun Rp58)
8. Daging ayam ras: Rp36.883 per kilogram (naik Rp20)
9. Telur ayam ras: Rp21.119 per kilogram (naik Rp289)
10. Gula pasir: Rp13.706 per kilogram (naik Rp4)
11. Tepung terigu: Rp8.336 per kilogram (turun Rp34)
12. Daging sapi has: Rp129.847 per kilogram (turun Rp216)
13. Daging kambing: Rp129.468 per kilogram (naik Rp312).

Baca juga: Bakti sosial SIPSS Polri salurkan sembako ke Papua dan Jakarta
Baca juga: Pengelola Pasar Kramat Jati pastikan pasokan kebutuhan pokok stabil
Baca juga: Kakorlantas salurkan 1.000 paket sembako untuk PKL di Jakarta

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

TPID DIY pastikan ketersediaan bahan pokok jelang Lebaran aman

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar