Pemkot Jakbar tambah kapasitas pompa di dua RW kawasan Semanan

Pemkot Jakbar tambah kapasitas pompa di dua RW kawasan Semanan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) dan Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria (kiri) meninjau mesin pompa yang menyedot air banjir ke Kali Mookevart di Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (22/2/2021). ANTARA/HO/Dok. Pemprov DKI Jakarta

kapasitas RW 01 masih dalam tahap perencanaan dan untuk RW 07 sudah selesai dikerjakan 100 persen
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat menambah kapasitas pompa air di dua RW  kawasan Semanan  lantaran kerap dilanda banjir saat hujan deras.

"Kita memang menambah kapasitas pompa air di dua RW kawasan Semanan," kata Kepala Suku Dinas (Kasudin) Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat Purwanti Suryandari saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Baca juga: Jakbar bangun 12 drainase vertikal di Jelambar untuk antisipasi banjir

Dari data yang diberikan Purwanti, dua RW yang dimaksud yakni RW 01 dan 07. Untuk RW 01 kapasitas pompa ditambah dari yang semula 600 lps (liter per second)  menjadi 1.100 lps.

Sedangkan untuk RW 07 kapasitas pompa ditambah dari yang semula 1.100 lps menjadi 1.600 lps.

Baca juga: Pemkot Jakbar benahi kawasan Rawa Buaya untuk antisipasi banjir

Dengan demikian, kerja pompa bisa lebih maksimal dalam menyedot air yang menggenangi pemukiman dan membuangnya ke kali atau sungai.

"Untuk penambahan kapasitas RW 01 masih dalam tahap perencanaan dan untuk RW 07 sudah selesai dikerjakan 100 persen," jelas Purwanti.

Tidak hanya menambah kapasitas pompa air, pihaknya juga melakukan penambahan kapasitas kolam olakan pompa Semanan menjadi 50 meter kubik dan pembuangan saluran penghubung (PHB) Embung Kampun Duri.

Baca juga: Ini kata Wagub DKI soal antisipasi banjir di Jakarta

Purwanti berharap sarana dan prasarana yang dibangun itu bisa berfungsi maksimal mengurangi banjir di musim hujan.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Barat Uus Kuswanto memfokuskan penanganan banjir di lima lokasi, yakni Green Garden, Rawa Buaya, Duri Kepa, dan Tegal Alur.

Lima titik tersebut merupakan wilayah yang mengalami banjir terparah pada musim hujan beberapa waktu lalu.

"Kita lakukan beberapa pembenahan di wilayah itu untuk mengantisipasi datangnya musim hujan," kata Uus Kuswanto, Minggu.

Uus mengatakan pembenahan itu terdiri dari penambahan kolam embung, perbaikan saluran air yang tersumbat, dan pengadaan pompa air di beberapa titik.

Pihaknya juga mengerahkan pasukan dari Sumber Daya Air untuk melakukan kegiatan gerebek lumpur di lima lokasi itu. Dengan pembenahan tersebut demikian, Uus yakin lima wilayah tersebut bisa terhindar dari banjir di musim hujan

Pewarta: Walda Marison
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jabar masih di puncak klasemen, DKI salip Jatim

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar