Pusat jajanan kuliner Likupang diharapkan dorong pariwisata Sulut

Pusat jajanan kuliner Likupang diharapkan dorong pariwisata Sulut

Wamendag Jerry Sambuaga mencanangkan pembangunan Pusat Jajanan Kuliner dan Cenderamata di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara, beberapa waktu lalu. ANTARA/Karel A Polakitan.

Manado (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) optimistis Pusat Jajanan Kuliner dan Cenderamata (PJKC) di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara ini ikut mendorong sektor pariwisata.

"Pembangunan sarana ini (PJKC) adalah bagian dari langkah pendukung program Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Wisata Indonesia," sebut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Edwin Kindangen di Manado, Senin.

Pembangunan PJKC, kata dia, sangat disambut masyarakat di provinsi berpenduduk lebih 2,6 juta jiwa itu karena diyakini akan memberikan dampak positif bagi peningkatan perekonomian.

"Pasti akan memberikan dampak terhadap upaya pembangunan daerah karena berkontribusi pada pemulihan ekonomi," katanya.

Dampak lainnya, adalah mampu menyerap tenaga kerja serta menopang sektor strategis pariwisata yang menjadi motor penggerak utama pembangunan daerah.

Dia menambahkan, selang tahun 2016-2019 sebelum pandemi COVID-19, terjadi kemajuan siginifikan di sektor pariwisata dan hal itu mempengaruhi perekoniomian daerah tumbuh positif.

"Buah dari kemajuan sektor pariwisata itu, Kementerian Pariwisata menganugerahkan Sulut sebagai The Rising Star Destination of The Year 2019," katanya.

Tak hanya itu, salah satu lembaga memberikan tiga penghargaan kepada provinsi ujung utara Sulawesi itu atas kemampuannya meningkatkan pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan luar negeri hingga 600 persen, serta penerbangan langsung luar negeri terbanyak.

"Kami berharap dibangunnnya PJKC ini ikut menopang meningkatnya kunjungan wisatawan di daerah ini," harapnya.***3***

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Royke Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar