Keluarga Kerajaan Inggris akan nonton "James Bond" bareng nakes

Keluarga Kerajaan Inggris akan nonton "James Bond" bareng nakes

Pangeran Charles dan Duchess of Cornwall Camilla, bersama Pangeran William dan Duchess of Cambridge Catherine, saat kunjungan Defence Medical Rehabilitation Centre (DMRC) di Nottinghamshire, Inggris, 11 February 2020. (ANTARA/Reuters)

Jakarta (ANTARA) - Pangeran Charles bersama putranya Pangeran William sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris akan bergabung bersama dengan para petugas kesehatan menyaksikan pemutaran perdana film "James Bond No Time To Die" yang debutnya sempat tertunda akibat COVID-19.

Film yang dibintangi oleh Daniel Craig sebagai James Bond atau agen 007 untuk terakhir kalinya itu, akan ditayangkan secara global mulai pekan depan.

Melansir Reuters, Selasa, anggota keluarga kerajaan lainnya yaitu Duchess of Cornwall Camilla serta Duchess of Cambrige Kate Middleton turut mendampingi pasangan mereka dalam pemutaran film berdurasi hampir tiga jam itu.

Baca juga: Sam Smith bantah nyanyikan lagu James Bond

Baca juga: Saatnya agen 007 berkulit hitam, kata Pierce Brosnan

Seharusnya film "No Time To Die" tayang pada April 2020 namun akibat pandemi, penundaan penayangan terjadi berulang kali dan akhirnya film itu direncanakan rilis di akhir September 2021.

Film yang turut dibintangi Rami Malek, Lea Seydoux, Lashana Lynch, Ben Whishaw, dan Naomie Harris itu akan ditayangkan secara perdana di Royal Albert London Hall pada 28 September 2021.

Selain sutradara film yaitu Cary Joji Fukunaga, para anggota Keluarga Kerajaan Inggris akan bertemu dengan Billie Eilish yang mengisi lagu tema untuk "No Time To Die" serta bertemu dengan produser film Michael G. Wilson dan Barbara Brocolli.

James Bond merupakan tokoh agen rahasia Inggris yang fiktif dan telah memiliki banyak sekali penggemar global.

Sebagai salah satu waralaba film terbesar di Hollywood, film James Bond telah menghasilkan pendapatan lebih dari miliaran dolar AS.

Misalnya seperti "Spectre" yang meraup 880 juta dolar AS pada 2015 dan "Skyfall" pada 2012 yang meraup 1 miliar dolar AS.

Untuk penayangan perdana "No Time To Die" akan menjadi rangkaian dari promosi film itu ke seluruh dunia.

Melalui situs resmi 007 nantinya pendapatan yang dihasilkan dari film itu, akan diberikan kepada badan amal yang mendukung anggota pasukan khusus Inggris, Dinas Intelijen Rahasia,dan Dinas Keamanan dan Markas Besar Komunikasi Pemerintah.

Para petugas kesehatan menjadi tamu kehormatan dalam penayangan perdana film "No Time To Die" karena mereka telah berjasa dalam penanganan pandemi COVID-19 dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Baca juga: Lashana Lynch sebagai agen 007 dalam "Bond 25"

Baca juga: Film James Bond ke-25 incar sutradara wanita

Baca juga: Sam Mendes: Waktunya cari sutradara baru James Bond

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar