Pameran "Food and Hotel Indonesia" resmi dibuka

Pameran "Food and Hotel Indonesia" resmi dibuka

Ilustrasi - Pameran Pameran Food and Hotel Indonesia (FHI). ANTARA/Tangkapan layar YouTube.

Jakarta (ANTARA) - Pameran Food and Hotel Indonesia (FHI) resmi dibuka hari ini dan akan berlangsung selama empat hari hingga Jumat (24/9).

Berkonsep virtual exhibition (VirtualHub), lebih dari 50 perusahaan di industri perhotelan (Hospitality), makanan dan minuman (F&B) bergabung dalam event dua tahunan yang digelar PT Pamerindo Indonesia.

Baca juga: Menparekraf yakin kuliner di Bandung Barat berdaya saing internasional

Juanita Soerakoesoemah, selaku Event Director FHI VirtualHub 2021 menyatakan puas atas pembukaan VirtualHub 2021. Menurutnya, ini merupakan event yang tepat mempertemukan para pelaku bisnis dengan konsumen di tengah kebijakan pembatasan aktivitas sosial akibat pandemik.

"Ini momentum yang baik untuk mempertemukan para pelaku bisnis yang ingin bangkit di tengah pandemik melalui eksibisi virtual sehingga upaya bisnis tetap terjalin pun dapat membuka peluang baru," kata dia dalam keterangannya pada Selasa.

Ia menyebut, selama 15 kali penyelenggaraan, pameran tahun ini merupakan kali pertama FHI digelar secara virtual.

Menurut Juanita, FHI VirtualHub menjadi platform agar para pebisnis tetap bertemu dan membentuk koneksi sehingga implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 bisa diwujudkan sesuai harapan pemerintah Indonesia. "VirtualHub menjadi wujud akselerasi industri F&B sebagai upaya pemenuhan peta jalan Making Indonesia 4.0," tuturnya.

Industri F&B sendiri menjadi salah satu sektor prioritas atau key sector yang dipacu untuk dikembangkan dalam program Making Indonesia 4.0 karena terbukti mampu berkontribusi secara konsisten dan signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri nonmigas.

Juanita menambahkan, melalui FHI VirtualHub pelaku bisnis dapat memperluas target pasar mereka, membuka peluang, dan mendapat pengalaman baru dengan menjalin bisnis secara virtual lewat fasilitas Virtual Business Matching Programme, fitur dengan teknologi artificial intelligence (AI), yang menyajikan rekomendasi akurat bagi exhibitor berdasarkan analisa data dan minat sehingga mampu memberikan rekomendasi yang diinginkan.

Baca juga: Sania siapkan Rp100 juta bantu UMKM di masa Pandemi

Baca juga: Pendiri Zomato keluar

Baca juga: Bisnis kuliner berkontribusi besar saat pandemi

Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BPOM Pangkalpinang dampingi UMKM tingkatkan kualitas lewat Pameran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar