Kehadiran Puan saat kunjungan Jokowi di Banten dinilai penting

Kehadiran Puan saat kunjungan Jokowi di Banten dinilai penting

Presiden Joko Widodo bersama Ketua DPR RI Puan Maharani meninjau lokasi vaksinasi bagi siswa sekolah di Provinsi Banten, Selasa (21/9/2021). ANTARA/HO-DPR RI

Jakarta (ANTARA) - Pengajar Komunikasi Politik di Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi menilai kehadiran langsung Ketua DPR RI Puan Maharani saat kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Banten adalah hal yang penting bagi kerja pengawasan DPR kepada pemerintah.

Ari Junaedi dalam keterangannya diterima di Jakarta, Selasa, mengatakan observasi langsung DPR terhadap kinerja pemerintah perlu dilakukan, di samping lewat laporan dan data yang tersedia.

"Satu sisi pemerintah bisa memamerkan kinerjanya kepada DPR sebagai pengawasnya, ‘ini loh hasil kerja kami’. Di sisi lain, DPR bisa melihat, memberi masukan atau bahkan mengkritik langsung jika ada kinerja pemerintah yang tidak sejalan dengan kepentingan rakyat," tuturnya.

Ari mengatakan pengawasan langsung DPR terhadap kinerja pemerintah lewat kunjungan kerja bersama itu mencirikan gotong-royong yang menjadi ciri khas Bangsa Indonesia.

"Bahwa pengawasan tidak melulu harus ngomel-ngomel di rapat, tapi bisa lewat observasi langsung sama-sama di lapangan dengan suasana cair dan gembira. Yang penting, baik pemerintah maupun DPR, membawa ‘catatan’ masing-masing untuk evaluasi pelayanan publik," ucap Ari.

Baca juga: Puan tekankan percepatan vaksinasi COVID-19 bagi kelompok usia sekolah

Baca juga: Puan kenang jasa Bung Karno saat kunjungi Krakatau Steel


Dalam kunjungan kerja ke Provinsi Banten, Presiden Jokowi mengajak Puan menghadiri peresmian pabrik baru PT Krakatau Steel, peninjauan vaksinasi pelajar dan masyarakat umum di sekolah dan puskesmas, serta pertemuan dengan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) setempat.

Menurut Ari kerja-kerja pemerintah dalam pengelolaan BUMN, percepatan dan pemerataan vaksinasi, serta komunikasi dengan pimpinan daerah, memang perlu pengawasan DPR.

DPR kata dia harus mengawasi agar BUMN yang mayoritas modalnya pakai uang negara, atau uang rakyat, harus kembali manfaatnya untuk rakyat.

Kemudian, vaksinasi juga harus diawasi oleh DPR, soal kendala dan tantangannya di lapangan. Apalagi menurut dia seperti yang diketahui Banten merupakan provinsi yang tingkat vaksinasinya rendah.

"Semua kendala dan tantangan dalam vaksinasi dan penanganan COVID-19 di Banten pasti akan dikemukakan dalam Forkopimda setempat, dan DPR harus mengetahuinya untuk evaluasi bersama demi percepatan dan pemerataan vaksin untuk rakyat," ujar Ari.

Selain soal pengawasan, lanjut Ari, khusus untuk kehadiran Puan di PT Krakatau Steel merupakan bentuk komunikasi politik Presiden Jokowi untuk menghormati keluarga Bung Karno, yang berjasa dalam mendirikan industri baja nasional yang menopang pembangunan infrastruktur Indonesia.

"Meski Jokowi tidak mengucapkan langsung, penghormatan untuk Bung Karno ini disampaikan oleh Pak Dirut Krakatau Steel dalam sambutannya. Jadi khusus di Krakatau Steel, kehadiran Puan sangat penting untuk pengawasan sekaligus bentuk penghormatan kepada Ir Soekarno sang pendiri Krakatau Steel," katanya.

Baca juga: Presiden tinjau pelaksanaan vaksinasi massal pelajar di Banten

Baca juga: Presiden harap pabrik Hot Strip Mill 2 bantu hemat devisa Rp29 triliun

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Surpres RUU Ibu Kota baru diserahkan ke DPR

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar