PON Papua

Atlet Lampung lakukan penyesuaian tempat pertandingan PON XX

Atlet Lampung lakukan penyesuaian tempat pertandingan PON XX

Kontingen Lampung tiba di Papua (ANTARA/HO)

Bandarlampung (ANTARA) - Atlet-atlet Lampung yang akan berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX melakukan penyesuaian tempat pertandingan di sejumlah tempat di Papua.

"Meski kami (tim dayung) akan bertanding pada 27 September 2021. Namun tiba lebih dahulu untuk penyesuaian tempat pertandingan," kata pelatih dayung Lampung, Winsu Subroto, saat dihubungi dari Bandarlampung, Selasa.

Ia menyebutkan pertandingan cabang olahraga dayung akan berlangsung di Teluk Yotefa, pada 27 September 2021.

Menurutnya, atlet dayung Lampung memerlukan penyesuaian tempat pertandingan termasuk perahu yang akan digunakan.

"Kami tiba di Papua Senin (20/9). Cabang olahraga dayung memerlukan penyesuaian tempat pertandingan. Sehingga kami tiba sepekan sebelum pertandingan," ujarnya.

Baca juga: Mahasiswa asal Papua beri dukungan kepada atlet Lampung
Baca juga: KONI Lampung ingatkan atlet patuhi protokol kesehatan


Sementara cabang olahraga selam laut akan dipertandingkan di Teluk Yos Sudarso pada 11 Oktober hingga 14 Oktober 2021.

Atlet selam Lampung juga telah tiba di Papua bersama atlet dayung, bisbol, dan sofbol.

Atlet selam Lampung Cindy Wanta mengatakan selam laut memerlukan adaptasi yang cukup lama.

"Kami memerlukan banyak persiapan di Papua mengingat karakter dalamnya perairan di beberapa teluk atau laut sangat berbeda," ujarnya.

Selain itu, menurut dia, penyesuaian peralatan selam juga harus dilakukan mengingat masih baru.

"Ya memang kami perlu untuk penyesuaian dan menyelam sesering mungkin. Makin sering makin bagus, karena perairannya kan sangat berbeda antara tempat kita latihan di Lampung dan Papua," pungkasnya.

Baca juga: Kedatangan kloter pertama atlet DIY disambut warga Yogyakarta di Papua
Baca juga: Kontingen resmi pertama PON Papua mendapat sambutan spesial
Baca juga: Delapan kontingen PON XX tiba di Papua

Pewarta: Agus Wira Sukarta
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar